email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bukan Obat, Tapi Pemerintah Diminta Beri Bantuan Kredit Sapi

by Agung Baskoro
2 September 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Kalau bantuan berupa obat-obatan sangat tidak diharapkan oleh peternak sapi, khususnya peternak di Malang Barat. Mereka merasa sudah cukup dengan usahanya sendiri, dengan mengobati hewan ternaknya atas biaya pribadi dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Siswanto, Peternak Sapi asal Desa Pandesari Pujon. (Foto: Dok/Javasatu.com)

Namun menurut Siswanto (54) peternak asal Dusun Jurangrejo, Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, berpendapat, alangkah baiknya jika bantuan dari pemerintah itu diwujudkan dengan kredit sapi.

“Ya harapannya itu ada bantuan untuk kredit lembu (sapi), kalau bisa yang lunak, misalnya cicilan ringan,” ujar Siswanto, Jumat (2/9/2022).

Siswanto mengatakan, kerugian yang ia alami akibat wabah PMK yaitu 9 ekor sapi yang mati. Dan itu diperkirakan nilainya lebih dari Rp 120 juta. Sebab biasanya, sapi perah yang telah dapat menghasilkan susu, akan dihargai sekitar Rp 20 juta jika dijual.

“Yang 6 ekor kan sudah produksi (susu), yang 3 itu pedet (anakan sapi) pasti juga ada harganya,” imbuh Siswanto.

Dari kabar yang diterima Siswanto, ada industri susu sapi dari Pasuruan yang menawarkan bantuan kredit berupa anakan sapi. Dengan syarat, pengembaliannya berupa 2 anak sapi.

“Nah kalau begitu kan enak. Kita hanya tinggal merawat anakan sapi yang jadi modal itu. Kalau setelah sekitar 2 tahun, setelah besar dan bisa beranak, anakannya bisa langsung dikembalikan,” terang Siswanto.

BacaJuga :

Tiga Besar JPT Pemkab Malang Segera Diumumkan, BKN Jadi Penentu

Ramadan, Polres Malang Tingkatkan Patroli: Kasus Curat Turun 70 Persen

Ia berpendapat, jika skema yang ditawarkan seperti itu peternak akan cukup terbantu. Apalagi, jika sapi sudah pernah beranak dan memproduksi susu, periode musim kawin sapi biasanya 1 tahun sekali.

“Tapi untuk skema (bantuan) seperti itu biasanya peternaknya juga binaan perusahaan yang bersangkutan,” jelasnya.

Terakhir Siswanto berharap kepada pemerintah bisa menyiapkan skema permodalan kredit sapi bagi peternak yang terdampak PMK.

“Bantuan obat untuk penyembuhan saja, sepertinya lebih banyak yang saya lakukan secara mandiri. Ada suntikan antibiotik, bukan vaksin dari pemerintah. Tapi, juga tidak begitu berdampak, buktinya masih banyak sapi yang mati,” pungkasnya. (Agb/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan PujonPMK Kabupaten Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Tangkap Pengedar Serbuk Petasan di Warkop Menganti

Tusuk Wanita Open BO di Malang, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Polantas Gresik Santuni Anak Yatim, Tebar Kebaikan di Ramadan

Raih 44 Emas di Porprov Jatim 2025, Atlet Gresik Diguyur Bonus Rp9,3 Miliar

Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Ditemukan Tewas

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Tiga Besar JPT Pemkab Malang Segera Diumumkan, BKN Jadi Penentu

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

BERITA LAINNYA

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

DPMPTSP Kota Kediri Jadi Rujukan WBK, Tulungagung Studi Tiru Zona Integritas

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Publik Apresiasi Kapolda NTB Usai Bongkar 157 Kasus Narkoba

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved