email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Minggu, 18 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bukan Obat, Tapi Pemerintah Diminta Beri Bantuan Kredit Sapi

by Agung Baskoro
2 September 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Kalau bantuan berupa obat-obatan sangat tidak diharapkan oleh peternak sapi, khususnya peternak di Malang Barat. Mereka merasa sudah cukup dengan usahanya sendiri, dengan mengobati hewan ternaknya atas biaya pribadi dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Siswanto, Peternak Sapi asal Desa Pandesari Pujon. (Foto: Dok/Javasatu.com)

Namun menurut Siswanto (54) peternak asal Dusun Jurangrejo, Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, berpendapat, alangkah baiknya jika bantuan dari pemerintah itu diwujudkan dengan kredit sapi.

“Ya harapannya itu ada bantuan untuk kredit lembu (sapi), kalau bisa yang lunak, misalnya cicilan ringan,” ujar Siswanto, Jumat (2/9/2022).

Siswanto mengatakan, kerugian yang ia alami akibat wabah PMK yaitu 9 ekor sapi yang mati. Dan itu diperkirakan nilainya lebih dari Rp 120 juta. Sebab biasanya, sapi perah yang telah dapat menghasilkan susu, akan dihargai sekitar Rp 20 juta jika dijual.

“Yang 6 ekor kan sudah produksi (susu), yang 3 itu pedet (anakan sapi) pasti juga ada harganya,” imbuh Siswanto.

Dari kabar yang diterima Siswanto, ada industri susu sapi dari Pasuruan yang menawarkan bantuan kredit berupa anakan sapi. Dengan syarat, pengembaliannya berupa 2 anak sapi.

“Nah kalau begitu kan enak. Kita hanya tinggal merawat anakan sapi yang jadi modal itu. Kalau setelah sekitar 2 tahun, setelah besar dan bisa beranak, anakannya bisa langsung dikembalikan,” terang Siswanto.

BacaJuga :

Polres Malang Tingkatkan Patroli Pantai saat Libur Long Weekend

Legislator Aktif Masuk Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang, Etika Dipertanyakan

Ia berpendapat, jika skema yang ditawarkan seperti itu peternak akan cukup terbantu. Apalagi, jika sapi sudah pernah beranak dan memproduksi susu, periode musim kawin sapi biasanya 1 tahun sekali.

“Tapi untuk skema (bantuan) seperti itu biasanya peternaknya juga binaan perusahaan yang bersangkutan,” jelasnya.

Terakhir Siswanto berharap kepada pemerintah bisa menyiapkan skema permodalan kredit sapi bagi peternak yang terdampak PMK.

“Bantuan obat untuk penyembuhan saja, sepertinya lebih banyak yang saya lakukan secara mandiri. Ada suntikan antibiotik, bukan vaksin dari pemerintah. Tapi, juga tidak begitu berdampak, buktinya masih banyak sapi yang mati,” pungkasnya. (Agb/Nuh)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan PujonPMK Kabupaten Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros

Polisi Gagalkan Percobaan Curas di Toko Sembako Randegansari Driyorejo

Kapolres dan Ketua DPRD Pekalongan Terjun Langsung ke Banjir Sipait

Polresta Pati Salurkan 1.000 Paket MBG untuk Korban Banjir

Polisi di Jatiroto Wonogiri Amankan Penerimaan PIP untuk 500 Siswa

Helikopter Caracal dan Boeing Skadron 5 Identifikasi Titik Jatuh Pesawat ATR-42

Polres Malang Tingkatkan Patroli Pantai saat Libur Long Weekend

Emba Jetbus Run 2026 Malang Diikuti 3.600 Pelari, Target 4.000 Tahun Depan

Seabad Stadion Gajayana, Hari Ini 100 Legenda Sepak Bola Indonesia Nostalgia

Turnamen MS Glow for Men Soccer Dongkrak Sport Tourism Kota Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Legislator Aktif Masuk Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang, Etika Dipertanyakan

Seabad Stadion Gajayana, Hari Ini 100 Legenda Sepak Bola Indonesia Nostalgia

Turnamen MS Glow for Men Soccer Dongkrak Sport Tourism Kota Malang

BERITA LAINNYA

TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros

Kapolres dan Ketua DPRD Pekalongan Terjun Langsung ke Banjir Sipait

Polresta Pati Salurkan 1.000 Paket MBG untuk Korban Banjir

Polisi di Jatiroto Wonogiri Amankan Penerimaan PIP untuk 500 Siswa

Helikopter Caracal dan Boeing Skadron 5 Identifikasi Titik Jatuh Pesawat ATR-42

Dankodaeral X Cup 2026 Satukan Masyarakat Papua Lewat Sepak Bola

OPINI: Menimbang Dampak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 bagi Guru, Siswa dan Sekolah

Dankodaeral X Cup 2026 Jadi Wadah Salurkan Energi Positif Anak Muda Papua

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved