email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dianggap Tak Sesuai Spesifikasi, Pengerjaan Proyek Kawasan Heritage Kota Lama Gresik Disoal

by Sudasir Al Ayyubi
26 September 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah terus melakukan penataan kawasan kumuh guna mencapai target 0%. Salah satunya adalah kawasan heritage (cagar budaya) Gresik Kota Lama (GKL) di Jawa Timur yang dilakukan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Tetapi pengerjaan proyek yang tepatnya di Desa Gapuro Sukolilo dan Pulopancikan Kecamatan Gresik mendapatkan sejumlah protes dari warga setempat.

Protes tersebut dilontarkan di forum yang digelar pada Senin (26/9/2022) bertempat di Kantor Desa Gapuro Sukolilo, Jalan Malik Ibrahim Gresik dan dihadiri Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Kadis CK-Perkim) Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kades Gapuro Sukolilo Hasan, Kades Pulopancikan Afandi, Pengawas Proyek Perwakilan Satker Surabaya, Perwakilan Pengurus Makam Malik Ibrahim dan warga Desa Gapuro Sukolilo serta Pulopancikan.

Warga desa Gapuro Sukolilo, Zakaria (tengah). (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Seorang warga desa Gapuro Sukolilo, Zakaria menganggap pembangunan proyek Kawasan Heritage Kota Lama Gresik yang tepatnya di pengerjaan paving diduga tidak sesuai spesifikasi. Bahkan dia juga mempermasalahkan terkait kompensasi dampak pengerjaan proyek tersebut.

“Seperti pengerjaan saluran air atau got di trotoar. Tutup got banyak yang patah diduga tipis. Untuk paving diduga juga tidak sesuai rencana awal. Intinya warga menolak paving sebab tidak sesuai, trotoar terlalu tinggi. Kemudian terkait kompensasi apa yang telah diberikan kepada warga yang terdampak dalam pengerjaan proyek itu?. Karena banyak debu beterbangan, dampaknya kepada kesehatan warga” protes Zakaria diamini Hudi dari Perangkat RW Gapuro Sukolilo, Senin (26/9/2022).

Senada, warga Desa Gapuro Sukolilo lain, Ali Husein juga memprotes trotoar lebih tinggi dari rumah warga. Dia menegaskan, padahal saat sosialisasi dulu trotoar akan setara dengan rumah warga.

“Bahkan katanya dulu pembangunan trotoar diturunkan sedikit” tegas Ali Husein juga diamini warga lain yang hadir di pertemuan.

Dari kiri ke kanaan: Kades Pulopancikan Afandi, Kadis CK Perkim Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kades Gapuro Sukolilo Hasan. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Selain warga, protes juga dilontarkan Pengurus Makam Malik Ibrahim, Hamid. Karena pada tanggal 8 Oktober 2022 nanti akan ada Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim, sedangkan kondisi di lapangan pengerjaan proyek belum selesai.

BacaJuga :

Polisi dan Sopir Ambulans di Gresik Bagikan Takjil Gratis

Kabur Usai Curi Motor, Pria Surabaya Lompat ke Truk Trailer di Duduksampeyan

“Karena tanggal 8 Oktober akan ada haul besar yang akan dihadiri insyaallah oleh Gubernur Jawa Timur, Bupati Gresik, Pak Menteri, dan pejabat lain, bagaimana kegiatan haul jelas terganggu apalagi proyek ini sudah kedaluwarsa dan molor” tanya Hamid kepada Perwakilan Proyek.

Kemudian, Kades Gapuro Sukolilo, Hasan Hasyim Al Habsyi mengatakan, pertemuan ini untuk merespon ‘protes’ warga dari dua desa yakni Gapuro Sukolilo dan Pulopancikan yang menganggap bahwa proyek Kawasan Heritage Kota Lama Gresik yang tepat berada di dua desa itu diduga tidak sesuai dengan RAB serta spesifikasi.

“Bahkan yang hingga kini belum selesai alias molor” ungkap Hasan.

Bahkan, ditambahkan Kades Pulopancikan, Achmad Afandi mengaku sudah sering mengikuti rapat atau pertemuan terkait solusi kemoloran proyek tersebut tetapi hasilnya nihil.

“Kita ini sudah bolak-balik rapat pertemuan, ada Sekda Gresik, kontraktor, pengawas proyek tapi hasilnya nihil. Tetap proyek yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dijalankan terus, apalagi ini proyek sudah molor” ungkap Kades Afandi.

Pengawas Proyek Lapangan Agus Pujianto (tengah depan). (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Sementara itu, Agus Pujianto selaku pengawas proyek di lapangan tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya bisa berjanji akan melaporkan kepada atasannya.

“Akan saya laporkan keatas, pemenang proyek, PT Widya Satria” ujar Agus di forum.

Saat ditanya kapan pihaknya menghubungi. Agus menjawab “saat ini beliau sedang sibuk, setelah rapat akan saya sampaikan hasil rapat ini” ucapnya.

Ditanya soal penolakan paving oleh warga yang tidak sesuai? Agus menjawab “akan kita usahakan” jawab Agus.

Selanjutnya, Kadis CK-Perkim Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah membenarkan jika pengerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi. Bahkan dia mengaku sudah melakukan pengecekan ke lapangan.

“Karena pengawas proyek kurang tegas dan akhirnya ya begini diprotes warga karena tidak sesuai dengan spesifikasi awal” ungkap Ida di forum.

“Karena ini proyek yang mengerjakan adalah Satker Jatim, akan kita sampaikan protes warga ini, ya memang setelah saya cek di lapangan tidak sesuai spesifikasi awal, tidak salah jika warga protes” imbuh dia menegaskan.

“Semoga ke depannya apa yang kita sepakati antara warga dan pelaksana proyek bisa cepat dikerjakan oleh pak Agus sebagai pengawas proyek ini” pugkas Ida.

Suasana pertemuan. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Penataan Kawasan GKL dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Ditjen Cipta Karya dengan anggaran Rp38,3 miliar. Penataan dimulai pada Desember 2021 dan ditargetkan rampung pada Agustus 2022. Kemudian diperoleh data, ada tambahan hari hingga 15 Oktober harus selesai. Tetapi di lapangan kondisinya berbeda.

Perlu diinformasikan juga, Pengerjaan Proyek Kawasan Heritage atau GKL meliputi, Jalan Basuki Rahmat, Jalan AKS Tubun, Jalan Kramatlangon, Jalan Agus Salim, Jalan Malik Ibrahim, Jalan KH Zubair dan Jalan Setia Budi. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: berita videoDesa Gapuro SukoliloDesa PulopancikanDinas CK Perkim GresikGresik Kota LamaKawasan Heritage Kota Lama GresikProgram Kotaku

Comments 2

  1. Wardhani says:
    3 tahun ago

    Setiap hari lewati jalan GKL…cm bergumam..kapan nich proyek segera selesai…

    Balas
  2. Mochamad syafii says:
    3 tahun ago

    Pengerjaan asal”lam…..tanpa pengawasan yang detai.ya ini hasilnya.
    Semoga dikemudian hari lebih baik.
    Semoga lebih baik
    Semoga aja lebih baik.
    Amin

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

Polisi dan Sopir Ambulans di Gresik Bagikan Takjil Gratis

Kabur Usai Curi Motor, Pria Surabaya Lompat ke Truk Trailer di Duduksampeyan

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Kupas Fikih Wanita di Lumpur

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Longsor 15 Meter di Desa Taji Jabung, Pemkab Malang Siapkan Rp800 Juta

Desentralisasi Sampah Desa Junrejo Dipuji DLH Kota Batu, Dukung Visi “Mbatu Sae”

SPPT PBB Kota Kediri 2026 Mulai Didistribusikan ke Seluruh Kelurahan, Mari Bayar Pajak

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Desentralisasi Sampah Desa Junrejo Dipuji DLH Kota Batu, Dukung Visi “Mbatu Sae”

BERITA LAINNYA

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

SPPT PBB Kota Kediri 2026 Mulai Didistribusikan ke Seluruh Kelurahan, Mari Bayar Pajak

MUI Kutuk Serangan Israel-AS ke Iran, Serukan PBB dan OKI Hentikan Eskalasi

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved