email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Berkreasi dari Alam, ‘Pasukan Dongkel Liar’ Wujudkan Bonsai Bernilai Seni Tinggi

by Syaiful Arif
29 September 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Berkreasi dari alam, Pasukan Dongkel Liar (PDL) berkreasi membuat tanaman Bonsai bernilai seni tinggi. Dari bibit menjadi bahan Bonsai dan disentuh oleh tangan kreatif secara otodidak. Lahirlah tanaman Bonsai bernilai seni tinggi.

Masyarakat yang tergabung di paguyuban PDL ada sejak tahun 2020 silam. Mereka rata-rata memiliki profesi sebagai pegawai swasta. Sesama hobi dalam hal seni Bonsai, mereka sepakat berkreasi bersama melalui tanaman Bonsai. Mereka biasa berkumpul untuk berdiskusi tentang Bonsai di Sekretariat, tepatnya di Perumahan Bumi Mondoroko Raya blok AM, No 69, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur.

Ketua Paguyuban Pasukan Dongkel Liar (PDL), Rofi’i. (Foto: Javasatu.com)

Ketua Paguyuban Pasukan Dongkel Liar (PDL), Rofi’i mengatakan, berdirinya PDL berawal dari sesama hobi tentang Bonsai. Seringnya nongkrong sambil diskusi tentang bonsai, menjadi pemicu semangat para anggota untuk berkarya di dunia Bonsai.

“Kini anggota PDL ada 20 orang tersebar di Malang Raya. Kita awal berdirinya tahun 2020. Iya kita rata-rata para pekerja atau karyawan swasta. Sering kumpul bahas tentang Bonsai. Kita belajar secara otodidak” jelas Rofi’i ditemui media ini, Selasa (27/9/2022) malam saat mengadakan lomba perdana Bonsai di Perumahan Banjararum View, Watugede Singosari, Kabupaten Malang.

Dalam hal jenis tanaman yang dijadikan Bonsai, dirincikan Rofi’i, ada banyak macam tanaman seperti, serut, sisir, loa, rukem, gulgum, sancang, dewandaru, kimeng, sarkumik, amplas hitam, asem jawa, cendrawasih, kurmin, murbei, santigi, serbin, cawista, hokiantea, benjamin, cemara buaya, sianci, ulmus micro.

“Teknisnya, dari bibit dibersihkan, dicari karakter, kemudian ditanam dalam wadah yang ditentukan hingga tumbuh. Setelah itu dilakukan pemilahan kemudian dibentuk sesuai dengan keinginan. Dari bibit sampai menjadi tanaman Bonsai prosesnya 5 sampai 10 tahun” urai dia.

Meski paguyubannya dikategorikan baru, kata Rofi’i dalam hal pasar lumayan cukup lancar.

BacaJuga :

Zulhas di Unira Malang: Ketahanan Pangan Kunci Kedaulatan Bangsa

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

“Kalau dari pasar atau peminat pembeli, lumayan cukup lancar dan lumayan cukup tertarik dari masyarakat. Ada yang pesan. Intinya ini kan hobi, jika ditanya berapa harga per tanaman Bonsai jika dijual. Itu relatif. alau yang paling diminati adalah Bonsai Serut” terangnya.

Terkahir dia berharap, bagi para anggotanya untuk terus belajar dalam hal menggeluti seni Bonsai yang tergabung di paguyuban PDL.

“Kita harus terus belajar dan sering mengikuti pameran-pameran baik di Malang Raya maupun luar kota bahkan luar negeri” ujar Rofi’i.

“Jika anda ingin berbagi pengalaman, berdiskusi tentang Bonsai, bahkan bergabung dengan paguyuban PDL, silahkan hubungi ke nomor telepon: 0857 9370 8298” tandasnya.

Pengrajin Bonsai/Juri, Nanto. (Foto: Javasatu.com)

Terkait lomba bonsai, nampak tanaman Bonsai berjajar di tempat yang sudah disediakan. Juri dengan teliti menilai Bonsai satu per satu.

Menurut Juri yang sekaligus pengrajin Bonsai sejak lama, Nanto. Karya tanaman Bonsai yang dihasilkan oleh pengrajin paguyuban PDL sudah kelas menengah. Baik pengetahuan serta cara mengkreasikan seni dalam dunia Bonsai.

“Sambil sering berkreasi, bereksplor dan yang paling penting sering mengikuti pameran. Itu yang bisa menambah pengalaman serta menaikkan kelas seni per-bonsai-an secara individu maupun kelompok” kata Nanto ditemui media ini usai melakukan penjurian.

Uniknya tanaman Bonsai, kata Nanto, antara tanaman sau dengan lainnya tidak ada yang sama. Karena seniman bonsai memiliki ciri khas dan gaya masing-masing.

“Kalau dari teknik dasar di seni bonsai itu ada yang istilah namanya, kaki, tangan, kepala dan muka. Itu secara istilah. Tetapi untuk keindahan dan keserasian itu tergantung dari pengrajin atau seniman masing-masing. Taste seninya jadi penentu karya yang dihasilkan” terang pengrajin Bonsai yang bergelut sejak tahun 2004 ini.

“Kalau di tahun 2022 ini, karakter tanaman Bonsai yang ditonjolkan adalah kaki atau pengakaran. Jadi tidak ada tanaman Bonsai yang sempurna. Itu semua relatif tergantung penikmat. Karena seni adalah relatif. Contohya, kalau bonsai itu banyak yang suka, brati itu bagus” imbuhnya.

Terakhir, Nanto berpesan kepada paguyuban PDL terus bersemangat kreasi melalui seni Bonsai.

“Sering ikut pameran dan sering mencari referensi untuk menambah pengalaman dalam menggeluti seni Bonsai” pesan Nanto.

Anggota paguyuban Pasukan Dongkel Liar Malang Raya. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, salah satu panitia pelaksana pameran dan lomba Bonsai karya PDL, Suparman mengaku lega dan puas bisa menyelenggarakan pameran dan lomba Bonsai secara internal paguyuban.

“Persiapannya cuma seminggu untuk membuat pameran ini. Semoga ke depan pameran dan lombanya bisa meriah. Rencana tahun depan kita akan berkolaborasi dengan pecinta atau pengrajin Bonsai lain untuk membuat pameran bersama, baik kota/kabupaten di Indonesia. PDL juga memiliki rencana akan membuat perlombaan seni tanaman Bonsai kolaborasi dengan paguyuban atau komunitas lain” ujar Suparman. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BonsaiDesa WatugedeKecamatan SingosariPasukan Dongkel LiarPerumahan Banjararum ViewPerumahan Bumi Mondoroko

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Satlantas Polres Gresik Edukasi Safety Riding Driver Online Se-Jatim, Tekan Angka Kecelakaan

DPRD Gresik Tetapkan Tiga Ranperda Jadi Perda, Atur Pemakaman hingga Pelayanan Publik

Wabup Gresik Serahkan Bantuan ODHIV, Dorong Kemandirian dan Zero Stigma

Piala INTIM Damai 2026 Meriahkan HUT ke-112 Kota Malang

MUI dan BNN Gresik Sepakat Perkuat Dakwah Anti Narkoba

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Kapolres Gresik Rangkul Mahasiswa, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Siap Bereskan Status Musala

Prev Next

POPULER HARI INI

Piala INTIM Damai 2026 Meriahkan HUT ke-112 Kota Malang

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Gresik Tetapkan Tiga Ranperda Jadi Perda, Atur Pemakaman hingga Pelayanan Publik

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Siap Bereskan Status Musala

BERITA LAINNYA

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Setahun Kepemimpinan, Mbak Wali-Gus Qowim Genjot Penurunan Kemiskinan

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved