JAVASATU.COM- Malang Solidarity Sky Fest (MSSF) 2026 bakal meramaikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Malang. Festival layang-layang ini digelar di Lapangan Layang-Layang Gadang Gang 12B, Kecamatan Sukun, Sabtu-Minggu (8-9/8/2026).

Mengusung tema “Bersatu di Langit, Melayangkan Kreativitas”, MSSF 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari lomba sambit, pameran layangan hias, hingga eksebisi bermain layang-layang. Agenda ini juga melibatkan komunitas layang-layang dari sejumlah daerah.
Ketua Pelaksana MSSF 2026 Deny Rahmawan mengatakan festival tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat interaksi masyarakat sekaligus melestarikan permainan tradisional.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi yang mulai menggeser minat generasi muda terhadap permainan tradisional, layang-layang tetap eksis dan selalu memiliki peminat,” ujar Deny.
Puluhan peserta dari berbagai klub layang-layang se-Malang Raya akan mengikuti lomba sambit. Penyelenggara menyiapkan total hadiah sebesar Rp15 juta bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.
Selain lomba, masyarakat dapat menyaksikan pameran layangan hias yang menghadirkan komunitas dari Surabaya dan Tulungagung. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti eksebisi bermain layang-layang bersama peserta dan tamu undangan.
Deny menyebut layang-layang merupakan bagian dari permainan tradisional yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Karena itu, MSSF dikemas dengan konsep yang menggabungkan hiburan, kreativitas, interaksi komunitas, dan pelestarian budaya.
“Melalui MSSF 2026, kami ingin menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap permainan layang-layang sekaligus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong,” katanya.
Festival ini juga diramaikan bazar UMKM, lomba video konten, dan undian doorprize. Keterlibatan pelaku UMKM diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Menurut Deny, MSSF 2026 turut diarahkan untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Malang melalui konsep sport tourism berbasis komunitas.
“Malang Solidarity Sky Fest 2026 juga sejalan dengan program Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang bertajuk 1.000 event, yang bertujuan menjadikan Kota Malang sebagai destinasi wisata berbasis event yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
MSSF 2026 mendapat dukungan sejumlah pihak, antara lain Perum Jasa Tirta I, Perumda Tugu Tirta, Grand Mercure Malang Mirama, dan Biznet. Kegiatan juga melibatkan Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (Pelangi) Jawa Timur, Pelangi Kota Malang, KORMI Kota Malang, #SAM, Polresta Malang Kota, Bank Jatim Cabang Kota Malang, serta Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Deny mengajak masyarakat Malang Raya datang bersama keluarga untuk menikmati rangkaian festival sekaligus ikut melestarikan permainan tradisional.
“Bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Malang, ayo hadir dan ramaikan MSSF 2026. Ajak keluarga, kerabat, dan sanak saudara untuk menjadi bagian dalam melestarikan budaya sekaligus menyemarakkan HUT RI,” pungkasnya. (dop/arf)