email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Batik Tulis Kualitas Premium Tercipta dari Dalam Lapas Kelas I Malang

by Yondi Ari
23 Desember 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang berhasil mengembangkan diri dengan membuat karya Batik Tulis berkualitas Premium. Sekilas, siapa sangka kalau batik indah ini dibuat dari dalam Lapas.

Salah satu WBP saat membatik. (FotO: Dion Pradipa/Javasatu.com)

Sekitar 30 orang WBP terlibat dalam proses pembuatan Batik. Terbagi dalam beberapa kelompok kecil, setiap kelompok mengerjakan bagian-bagian spesialisasi dari tahapan membuat batik.

Mulai dari Membuat pola, mencanting, pewarnaan hingga finishing dikerjakan dengan baik oleh setiap tim. Hingga tercipta batik premium siap jual.

Menurut Kalapas Kelas 1 Malang, Ketut Akbar Herry Achjar, hal ini merupakan buah dari Progam Kursus Pembekalan WBP selama di dalam lapas. Dengan mendatangkan Seniman Batik Tradisional Sumenep Canteng Koneng, untuk mengajari WBP cara membuat batik.

“Mereka belajar selama 1 bulan. Selama 2 Minggu ini mereka sudah mulai aktif membuat batik sendiri dan hasilnya seperti yang mas lihat sekarang. Batik premium dengan nilai jual yang tinggi,” ujarnya.

Setelah membuka order dari luar, para WBP di Lapas Kelas 1 Malang mendadak kebanjiran orderan. Pesanan ramai berdatangan sejak 1-2 yang lalu.

“Alhamdulilah mulai banyak mas. Macem macem, di kita ada yang bentuk bunga, mitologi hingga batik khas Malangan, sampai custom. Kami beri nama Batik Tulis Lowokwaru, merepresentasikan dari mana kita berasal. Satu kainnya kita jual mulai 700 ribu rupiah,” ungkap kalapas.

BacaJuga :

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

Sementara bagi WBP, progam ketrampilan dari Lapas ini sangat berdampak besar dalam hidupnya. Dari yang semula belum memiliki keahlian, hingga kini menjadi salah satu penghasil batik kualitas premium.

Seperti yang dialami oleh Trianta Amri, yang jauh lebih percaya diri setelah ikut progam ini. Mantan pegawai perusahaan Garmen ini optimis mampu memberikan manfaat setelah bebas.

“Awal ya belum bisa. Terus belajar pelan pelan sampai bisa seperti ini. Setelah ini baru belajar dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Saya jadi jauh lebih percaya diri dengan apa yang saya miliki,” ungkapnya.

Progam ini menjadi salah satu progam unggulan Lapas Kelas 1 Malang untuk para warga binaan. Selain sebagai bekal saat kembali ke masyarakat juga menekan motif kejahatan para WBP.

Saat ini Batik Tulis Lowokwaru dapat dibeli secara offline maupun online di berbagai platform belanja online. Tak hanya untuk orang tua, juga menjadi salah satu fashion item yang kece untuk kawula muda. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BatikBatik Lapas LowokwaruKecamatan LowokwaruLapas Kelas I Malang

Comments 1

  1. Ping-balik: Cara Pacaran Beda Agama - NgalamKonten.id

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

BERITA LAINNYA

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved