JAVASATU.COM- Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait isu LGBT. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui penguatan pendidikan karakter dan kolaborasi berbagai pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan Rendra menanggapi instruksi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Kebijakan itu disebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025.
“Saya mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan LGBT harus dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai bentuk penyimpangan,” ujar Rendra, Rabu (8/7/2026).
Menurut politisi PKS tersebut, Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan memiliki tantangan tersendiri karena menjadi tujuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah. Karena itu, ia menilai penguatan pendidikan karakter perlu terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
“Keluarga, sekolah, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga lingkungan sekitar harus mengambil peran. Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral harus terus dilakukan sebagai benteng utama dalam membangun generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Rendra menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program edukasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan elemen masyarakat agar pesan yang disampaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar upaya edukasi berjalan efektif dan mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda,” katanya.
Selain itu, Rendra berharap program sosialisasi yang dijalankan Pemkot Malang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilaksanakan secara konsisten dengan target dan evaluasi yang jelas sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
“Saya berharap langkah ini dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Kita harus bersama-sama membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus Kota Malang sesuai nilai agama, norma sosial, dan budaya bangsa,” pungkas Rendra. (dop/arf)