JAVASATU.COM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang memperkuat koordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Malang melalui audiensi yang digelar di Rumah Restorasi NasDem Kota Malang, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi kelembagaan sekaligus membahas pemutakhiran data partai politik pada masa non-tahapan pemilu.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Malang, Iwan Sunaryo, mengatakan pengawasan demokrasi tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga terus diperkuat melalui koordinasi dengan partai politik, sosialisasi, serta pendidikan politik kepada masyarakat.
“Bawaslu terus berkomitmen menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan yang berkelanjutan, termasuk pada masa non-tahapan pemilu. Selain melakukan pencermatan data partai politik, kami juga aktif melaksanakan sosialisasi, membangun kerja sama dengan berbagai lembaga, serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi demokratis warga,” kata Iwan Sunaryo.
Menurut Iwan, komunikasi yang intensif dengan partai politik menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola kepemiluan yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui koordinasi tersebut, Bawaslu juga dapat memastikan data partai politik tetap akurat dan mutakhir sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan.
“Koordinasi yang baik menjadi salah satu kunci menjaga kualitas demokrasi sekaligus memastikan setiap proses kepemiluan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang, Dr. Suyadi, S.Pd., MM, yang menyambut baik langkah Bawaslu dalam membangun komunikasi dengan partai politik di luar tahapan pemilu. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara Bawaslu dan partai politik. Sinergi seperti ini penting agar setiap kebijakan maupun regulasi dapat dipahami bersama, sehingga seluruh proses demokrasi berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai aturan,” ujar Suyadi.
Suyadi juga berharap Bawaslu terus menjaga netralitas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurutnya, penyelenggara pemilu yang independen menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
“Kami berharap jajaran Bawaslu senantiasa menjaga netralitas dan integritas dalam menjalankan tugas pengawasan. Kepercayaan publik terhadap proses demokrasi sangat ditentukan oleh profesionalisme penyelenggara pemilu,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPD Partai NasDem Kota Malang siap mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat melalui komunikasi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bawaslu. Selain sebagai peserta pemilu, partai politik juga memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar partisipasi publik semakin berkualitas.
“Kami siap bersinergi dengan Bawaslu dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. Pendidikan politik harus terus diperkuat agar partisipasi masyarakat dalam demokrasi semakin baik,” pungkas Suyadi. (nuh)