JAVASATU.COM- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu yang baru, Alfi Nurhidayat, langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah besar usai resmi dilantik, Selasa (7/7/2026). Wali Kota Batu H. Nurochman meminta Sekda definitif segera membenahi birokrasi, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik agar manfaat kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Nurochman, jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif tertinggi di lingkungan pemerintah daerah, tetapi menjadi motor penggerak reformasi birokrasi yang menentukan efektivitas jalannya pemerintahan.
“Jabatan Sekretaris Daerah bukanlah puncak karier, melainkan puncak tanggung jawab. Anda dituntut menjadi pemimpin administratif yang menjaga irama organisasi, memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Nurochman saat melantik Alfi Nurhidayat di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
Wali Kota menekankan, pembenahan birokrasi harus dimulai dengan membangun budaya kerja yang profesional, mempercepat proses pengambilan keputusan, menghilangkan ego sektoral, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik.
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun dari banyaknya program, melainkan dari kualitas pelayanan yang mereka rasakan setiap hari,” ujarnya.
Alfi Nurhidayat dilantik sebagai Sekda definitif setelah melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan secara objektif, transparan, kompetitif, dan berbasis sistem merit. Nurochman juga mengapresiasi seluruh peserta seleksi yang telah mengikuti tahapan dengan menjunjung sportivitas.
“Hanya satu orang yang menerima amanah ini, namun sesungguhnya Pemerintah Kota Batu telah memperoleh banyak pemimpin berkualitas yang tetap kita butuhkan untuk membangun daerah ini bersama-sama,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Nurochman turut menyampaikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Sekda yang telah menjaga stabilitas organisasi selama masa transisi hingga pelantikan Sekda definitif dapat terlaksana.
Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu untuk meninggalkan dinamika kompetisi yang terjadi selama proses seleksi dan kembali memperkuat sinergi demi pembangunan daerah.
“Mari bekerja satu semangat, satu irama, satu tujuan. Jadikan kolaborasi sebagai budaya kerja, integritas sebagai landasan pengabdian, dan pelayanan masyarakat sebagai orientasi utama birokrasi,” ajaknya.
Melalui kepemimpinan Sekda definitif yang baru, Pemerintah Kota Batu berharap reformasi birokrasi dapat berjalan lebih cepat sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, akuntabel, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (yon/nuh)