JAVASATU.COM-GRESIK- Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), dan Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, tengah mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Februari 2025 ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ajang strategis bagi para kepala daerah untuk merancang kebijakan yang lebih inovatif dan efektif dalam membangun wilayahnya.

Dalam retret yang dihadiri oleh ratusan kepala daerah, termasuk gubernur dan bupati dari berbagai provinsi, peserta mendapatkan pembekalan seputar disiplin, kepemimpinan, serta efisiensi kebijakan pembangunan daerah. Bagi Gus Yani, momentum ini menjadi titik refleksi untuk menyempurnakan visi “Gresik Baru Lebih Maju” dengan pendekatan kepemimpinan yang lebih strategis.
“Kami semakin memahami bagaimana mengoptimalkan efisiensi anggaran dan mempercepat realisasi program prioritas. Ini sebagai dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi terealisasinya Proyek Strategis Nasional,” ungkap Gus Yani pada Kamis (27/2/2025).
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wabup Gresik telah menyiapkan sembilan strategi utama (Nawa Karsa) guna mendorong pertumbuhan daerah. Program ini mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi lokal, pengembangan infrastruktur, serta percepatan digitalisasi pemerintahan.
Sementara itu, Wabup Gresik, dr. Alif, yang bergabung dalam retret pada Kamis (27/2/2025), menyoroti pentingnya kebijakan yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.
“Mas Yani telah menerbitkan Perbup tentang perlindungan tenaga kerja lokal. Dengan kebijakan ini, perusahaan di Gresik wajib mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja dari warga setempat,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada kebijakan makro, keduanya juga menyoroti masalah krusial seperti banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong dan Kali Surabaya. Wabup Alif menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan ini.
“Dengan kekompakan dan sinergi, kita bisa mengatasi berbagai permasalahan daerah. Mudah-mudahan banjir segera surut dan warga bisa kembali beraktivitas dengan lancar,” harapnya.
Melalui pengalaman dan jejaring yang diperoleh dari retret ini, Gus Yani dan Wabup Alif optimistis dapat membawa Gresik menjadi kota yang lebih modern, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Bas/Nuh)