JAVASATU.COM- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia Tahun 2026 resmi ditutup oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026) malam.

Penutupan Rakernas dihadiri Wakil Ketua Umum II PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Wakil Ketua Umum IV PBTI Mayjen TNI (Mar) Supriyono, Sekretaris Jenderal PBTI Rafael H. Siagian, perwakilan Kukkiwon Grand Master Kwak Young Min, serta para ketua dan pengurus provinsi Taekwondo Indonesia dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Richard menekankan pentingnya mentalitas kuat dalam menghadapi kompetisi dan tantangan dalam dunia olahraga.
“Musuh adalah hadiah bagimu, ia memberi kesempatan melakukan hal terbaik. Otak merupakan otot terkuat dalam pertempuran. Dalam sebuah tim, kemenangan tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi juga bisa hancur karena ulah satu orang,” ujar Richard.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas dan sinergi seluruh pengurus Taekwondo Indonesia di tingkat provinsi, kota, hingga kabupaten dalam pembinaan atlet nasional.
“Perlunya sinergi antara PBTI dengan Pengprov/Pengkot/Pengkab untuk pembinaan atlet melalui seleksi terbuka, objektif, dan akuntabel. Dengan strategi yang tepat, kita harus mampu mencetak atlet berstandar internasional,” jelasnya.
Richard meminta seluruh pengurus menjalankan organisasi sesuai AD/ART PBTI serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah demi peningkatan prestasi atlet Indonesia.
Selain itu, ia memaparkan agenda besar PBTI tahun 2026, mulai dari Kejuaraan Nasional Cadet dan Junior di Samarinda pada 23–26 April 2026, Babak Kualifikasi Asian Games di Mongolia pada Mei 2026, hingga Kejuaraan Internasional G2 di Fujairah, Uni Emirat Arab.
Indonesia juga akan menjadi tuan rumah 8th Asian Taekwondo Open Championships di Tennis Indoor GBK Jakarta pada 1–5 Agustus 2026 yang direncanakan diikuti 20 negara, serta mengikuti Asian Games di Aichi–Nagoya, Jepang pada 1–3 Oktober 2026.
Usai penutupan Rakernas, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelantikan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Lampung, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Bengkulu. (nuh)