email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 11 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Malang Siapkan 47 Hektar Lahan Alpukat Pameling untuk Sentra Pertanian Unggulan

by Agung Baskoro
19 September 2025

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) tengah menyiapkan 47 hektar lahan di wilayah utara sebagai kawasan sentra Alpukat Pameling, komoditas hortikultura buah unggulan yang disebut eksotik dan bernilai tinggi.

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Saniputra. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Lahan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Lawang, Singosari, Karangploso, dan Dampit.

Penanaman akan dimulai sesuai arahan Bupati Malang dalam rangka mengembangkan komoditas non-pangan berbasis hortikultura.

“Alpukat Pameling ini tanaman eksotik, hortikultura buah yang menjadi basis unggulan. Saat ini sudah disiapkan lahan kurang lebih 47 hektar di empat kecamatan wilayah utara,” ujar Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Saniputra, Jumat (19/9/2025).

4 Wilayah Tematik Pertanian Malang

Avicenna menjelaskan, Kabupaten Malang memiliki empat wilayah tematik pertanian. Wilayah utara akan difokuskan pada Alpukat Pameling, timur menjadi sentra kentang granola, selatan sentra kopi, dan barat sentra hortikultura sayuran dengan bawang merah batu hijau sebagai komoditas unggulan.

“Tiga wilayah sudah berjalan. Kini fokus pada wilayah utara dengan alpukat Pameling sebagai unggulan,” jelasnya.

Dorong Ekspor hingga Pasar Global

Menurut Avicenna, alpukat Pameling sudah ditanam sebagian di Kecamatan Lawang, Karangploso, dan Kalipare. Bahkan, kelompok tani di Lawang berhasil mengekspor produk olahan alpukat ke Belanda dan Arab Saudi. Ke depan, peluang ekspor akan terus diperluas.

“Potensinya luar biasa. Harganya bisa Rp35 ribu-Rp40 ribu per kilogram. Satu buah beratnya bisa mencapai 1–1,8 kg. Nilai tambahnya besar, sehingga petani akan semakin tertarik membudidayakan,” tegas Avicenna.

BacaJuga :

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Untuk mendukung program ini, DTPHP bekerja sama dengan kelompok tani bersertifikasi untuk penyediaan bibit, sementara akses pasar akan digarap bersama mitra dagang yang sudah ada.

Masih Tahap Perencanaan

Meski sudah disiapkan, program ini masih dalam tahap perencanaan. DTPHP saat ini menggelar pelatihan bagi petani, mulai dari manajemen budidaya, pengembangan pasar, hingga pengolahan pascapanen.

“Ini akan jadi kawasan percontohan. Dari situ nanti bisa diperluas sesuai kebutuhan dan kesiapan petani,” pungkas Avicenna. (agb/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AlpukatDTPHP Kabupaten Malangpemkab malangPertanian

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

Prev Next

POPULER HARI INI

Bukan Sekadar Layani BBM, Operator SPBU Malang Raya Ditempa soal Karakter

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved