JAVASATU.COM- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 siap digelar di Sulawesi Selatan. Sebanyak 103 kafilah dari 38 provinsi dan 65 kementerian/lembaga telah mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang yang berlangsung pada 23-30 Agustus 2026 di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Hingga Selasa (4/8/2026), tercatat 1.024 peserta dan 413 official telah terdaftar. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena panitia masih melakukan finalisasi dan verifikasi administrasi.
Ketua Panitia Pusat MTQ VIII KORPRI 2026, Dr Rahman Hadi, M.Si, mengatakan panitia terus memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan sebelum ditetapkan sebagai peserta resmi.
“Antusiasme peserta terus meningkat. Setelah proses verifikasi selesai, daftar peserta akan ditetapkan pada 11 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan technical meeting sebagai pembekalan bagi seluruh kontingen,” ujar Rahman, dalam keterangan tertulis melalui Humas Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN).
MTQ VIII KORPRI 2026 akan mempertandingkan 12 cabang dan 36 golongan. Selain perlombaan, rangkaian acara juga diisi Seminar Nasional Al-Qur’an, Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, hingga kegiatan silaturahmi antarkafilah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Pangkep juga mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Persiapan mencakup venue perlombaan, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pelayanan peserta.
Sebanyak 199 Liaison Officer (LO) disiapkan untuk mendampingi kontingen selama berada di Sulawesi Selatan.
Selain menjadi ajang syiar dan prestasi, MTQ VIII KORPRI diharapkan ikut menggerakkan perekonomian daerah. Ribuan peserta dan official diproyeksikan memberi dampak terhadap sektor UMKM, hotel, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata.
Para kafilah juga akan mendapat kesempatan mengenal potensi wisata dan budaya Sulawesi Selatan. Di Makassar, sejumlah destinasi yang dapat dikunjungi antara lain Pantai Losari dan Benteng Rotterdam, serta kuliner khas seperti Coto Makassar, Konro, Pallubasa, Mie Titi, dan Pisang Epe.
Sementara di Pangkep, peserta dapat menikmati kawasan Geopark Maros-Pangkep, bentang alam karst, serta kepulauan Spermonde. Kuliner khas seperti Sop Saudara, olahan ikan bandeng, dan Kue Dange juga menjadi bagian dari pengalaman selama berada di Sulawesi Selatan.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., mengajak KORPRI kementerian/lembaga, daerah, dan perguruan tinggi yang belum menyelesaikan pendaftaran agar segera memfinalisasi kafilah.
“Kami mengajak seluruh KORPRI kementerian/lembaga, KORPRI daerah, dan KORPRI perguruan tinggi untuk segera mendaftarkan dan memfinalisasi kafilahnya. Mari kita ramaikan dan sukseskan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Sulawesi Selatan. Ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, ukhuwah, dan kebersamaan ASN dari seluruh Indonesia,” kata Zudan.
Zudan berharap MTQ VIII KORPRI tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
“Datang untuk berlomba, bersilaturahmi, mengenal budaya dan menikmati kekayaan Sulawesi Selatan, serta pulang membawa prestasi dan kenangan yang baik,” ujarnya.
MTQ VIII KORPRI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat kecintaan ASN terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat persaudaraan KORPRI. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah juga diharapkan meninggalkan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Sulawesi Selatan. (nuh)