JAVASATU.COM- Novel ‘Cinta Segitiga di Langit Kediri’ karya Mudji Sabar dengan nama pena Musab Soemardjan resmi diluncurkan dan mendapat apresiasi dari kalangan pembaca. Buku fiksi tersebut dinilai menghadirkan cerita yang ringan namun kuat secara emosional dengan latar yang terasa nyata.

“Walaupun fiksi, pas dibaca berasa kayak lagi nyimak kisah nyata. Detailnya dapet, vibes Kediri-nya nempel banget,” ujar salah satu pembaca, Taufiq Rachman dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Mudji Sabar yang dikenal sebagai mantan pejabat di Departemen Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi (Depparpostel) serta aktif di Wanhat GPIB, Wanhat IPJI, kini menekuni dunia literasi. Dalam novel keduanya ini, ia mengusung gaya penulisan yang memadukan unsur fiksi dengan nuansa reportase yang kuat.
“Gaya nulisnya enak, ngalir, ringan tapi tetap dalam. Pembaca seperti diajak masuk dan ikut merasakan cerita,” lanjut Taufiq.

Novel ini mengangkat kisah cinta segitiga dengan latar Kota Kediri yang digambarkan secara detail dan hidup. Setiap bab disusun dengan alur yang runtut sehingga mudah dipahami pembaca tanpa kehilangan kedalaman makna.
“Ceritanya fiksi, tapi latar tempat dan waktunya disajikan sangat meyakinkan. Konfliknya relate dan ending-nya ngena,” ungkapnya.
Kehadiran novel ini diharapkan dapat menjadi alternatif bacaan ringan yang menghibur sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca. Penulis juga dinilai berhasil menghadirkan karya yang mudah dinikmati berbagai kalangan.
“Buku ini cocok buat yang cari bacaan santai, tapi tetap berkesan. Ringan dibaca, berat ninggalin kesan,” pungkas Taufiq. (ich/nuh)