email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 19 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PPI Dunia Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan Data Nasional Pasca Serangan PDSN

by Syaiful Arif
3 Juli 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) menyuarakan keprihatinan terkait serangan terjadi di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Surabaya.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia), Hamzah Assuudy Lubis. (Foto: Dok. PPI Dunia)

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia), Hamzah Assuudy Lubis mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap serangan ransomware yang menghantam Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Surabaya. Insiden ini telah mempengaruhi 282 lembaga pemerintahan, termasuk 30 kementerian dan lembaga, serta 48 lembaga kota. Kejadian bermula pada 17 Juni 2024 pukul 23.15 WIB saat fitur keamanan Windows Defender dinonaktifkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Serangan kemudian terdeteksi pada 20 Juni 2024 pukul 00.54 WIB dengan instalasi file berbahaya, penghapusan sistem file yang krusial, dan penonaktifan layanan penting.

Serangan menggunakan ransomware bernama BrainChipper, ia menyebut, menghalangi akses sistem kecuali tebusan sekitar Rp 131 miliar dibayarkan. Meskipun beberapa instansi berhasil memulihkan data, kerusakan yang disebabkan oleh serangan ini sangat luas.

“PPI Dunia menyerukan pemerintah untuk segera memulihkan akses yang terpengaruh dan meningkatkan keamanan sistem informasi nasional,” ujarnya, Rabu (03/07/2024).

Sebab itu, PPI Dunia menyarankan Indonesia mengadopsi strategi keamanan siber yang lebih kuat, mirip dengan praktik Belgia yang telah terbukti efektif. Mereka juga mengkritik tata kelola keamanan siber di Indonesia yang masih rentan, termasuk kekurangan cadangan data yang memperlihatkan kurangnya perhatian terhadap risiko kehilangan data masyarakat.

“PPI Dunia mengusulkan beberapa langkah konkret, termasuk sistem pemantauan dan deteksi dini yang canggih, kolaborasi antar lembaga terkait, pelatihan rutin untuk meningkatkan respons terhadap insiden siber, dan kerjasama internasional dalam keamanan siber,” ungkapnya.

PPI Dunia berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi ancaman siber. Mereka siap mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan keamanan siber melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

BacaJuga :

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

“PPI Dunia mengapresiasi upaya pemerintah dalam menangani serangan ini dan berharap pemulihan dapat segera berhasil sehingga layanan pemerintahan dapat normal kembali,” tandasnya. (Red/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: PPI Dunia
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved