email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Datangi Jakarta, Awal Perjuangan Produksi Film Nasional ‘Bhandagiri’

by Syaiful Arif
5 Juni 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Bhandagiri, hasil inisiasi warga Kota Malang melalui Malang Creative Center (MCC) Kota Malang dan Linksos mendatangi ibu kota Jakarta. Senin (5/6/2023), salah satu inisiator Bhandagiri, Wahyu Eko Setiawan bersama Ketua Pembina Linksos, Kertaning Tyas tiba di kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan Kantor Komnas Disabilitas RI di Jakarta.

(Foto: Istimewa)

“Batik Bhandagiri sudah sampai di Kemensos RI pagi ini”, kata Sam Wes sapaan akrab Wahyu Eko Setiawan kepada media ini, Senin (5/6/2023).

Kehadirannya di Jakarta, dikatakan Sam Wes, dalam rangka road show Komnas Disabilitas RI dan Komnas HAM, Kementerian (Sosial, Parekraf dan Kehutanan), Produksi Film Negara (PFN) dan lainnya di Jakarta.

“Ini untuk menindaklanjuti dan memperjuangkan produksi Film Nasional Bhandagiri. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Sam Wes.

Sam Ken (kiri) bersama Sam Wes (kanan) (Foto: Istimewa)

Lebih jauh Sam Wes menerangkan, Bhandagiri berasal dari dua suku kata, yaitu Bhanda, yang berarti sabuk pengikat/ dikelilingi, dan Giri yang berarti Gunung. Maka, Bhandagiri bisa diartikan sebagai sebuah daerah yang disabuki/ dikelilingi gunung.

Menurut dia, daerah Malang Raya adalah sebuah daerah yang disabuki/ dikelilingi oleh gunung. Dari segenap penjuru mata angin, daerah Malang Raya disabuki/ dikelilingi oleh Gunung Semeru, Gunung Tengger (Bromo), Gunung Arjuno, Gunung Weilrang, Gunung Anjasmoro, Gunug Kelud, Gunung Kawi dan Gunung Kendeng Selatan.

“Keseluruhan daerah yang wilayahnya dikelilingi oleh semua gunung-gunung tersebut, bisa kita sebut sebagai Kawasan Bhandagiri. Daerah Malang Raya sebagai episentrumnya”, terang Sam Wes.

“Ketika kita melihat daerah Malang Raya sebagai Bhandagiri, maka kita bisa dengan mudah menemukan banyak potensi yang sangat luar biasa dalam berbagai bidang pembangunan daerah, yang bisa dibangun dan dikembangkan bersama-sama dengan berkolaborasi secara holistik. Mulai dari pariwisata, destinasi kreatif, kelestarian lingkungan alam, infrastruktur, kebudayaan, pendidikan, kesejahteraan sosial dan lain-lainnya. Semua pihak terlibat dan bertanggung jawab”, sambung Sam Wes.

Dengan semakin banyak pihak dan stakeholder terkait yang terlibat dalam Skenario Bhandagiri, lanjut Sam Wes, maka sangat dibutuhkan strategi komunikasi dan diplomasi yang sangat kuat, berdampak luas dan mudah dimengerti oleh seluruh masyarakat. Baik masyarakat yang berada di kawasan Bhandagiri, maupun masyarakat luas hingga level nasional dan internasional.

“Film bisa menjadi jalan keluar untuk menghasilkan strategi komunikasi dan diplomasi. Dengan menggunakan film, diharapkan mampu mengkomunikasikan Skenario Bhandagiri, sekaligus menjadi Strategi Diplomasi kepada semua pihak untuk terus membuka ruang-ruang kerjasama dan kolaborasi dalam membangun Kawasan Bhandagiri. Film ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada seluruh masyarakat seluas-luasnya. Sebagai media pencerahan”, pungkas Sam Wes.

Rapat Koordinasi Terbatas bersama Komnas Disabilitas RI. Khusus membahas Difabel Pecinta Alam (DIFPALA), Planning Film Nasional BHANDAGIRI & Peluncuran Batik BHANDAGIRI. (Foto: Istimewa)

Sementara, Ketua Pembina Linksos, Kertaning Tyas menambahkan, kehadirannya di Jakarta saat ini untuk melakukan Rapat Koordinasi Terbatas bersama Komnas Disabilitas RI. Khusus membahas Difabel Pecinta Alam (Difpala), planning Film Nasional Bhandagiri dan peluncuran Batik Bhandagiri.

“Alhamdulillah Komnas Disabilitas menerima aspirasi dan inisiatif Bhandagiri. Ini sebagai implementasi MOU antara KND dan LINKSOS, yang sudah dilaksanakan pada bulan Maret 2023 lalu, di Putuk Lesung Gunung Arjuno. Kita terus berproses dan berkolaborasi. Hari ini rakor di Kantor Komnas Disabilitas RI Jakarta, mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB,” ungkap Kertaning Tyas, yang akrab dipanggil Sam Ken Kerta.

(Foto: Istimewa)

Ketua Komnas Disabilitas (KND) RI, Dante Rigmalia berujar akan mengibarkan bendera Bhandagiri sebagai ikon Gerakan Indonesia Inklusi.

“Komnas Disabilitas akan mengibarkan Bendera Bhandagiri sebagai Ikon Gerakan Indonesia Inklusi. Terutama dalam seluruh Program Kerja yang menyangkut Hapus Stigma dan Melawan Diskriminasi terhadap penyandang Disabilitas di Indonesia,” ujar Dante Rigmalia, Senin (5/6/2023).

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

Menurut dia, Inisiatif Bhandagiri ini merupakan langkah strategis untuk membangun Indonesia Inklusi.

“KND akan membangun Kolaborasi dan Orkestrasi dengan berbagai pihak, kementerian dan pegiat Disabilitas Tanah Air (DITA). Ke depan, semoga kita bisa menemukan Duta DITA,” kata Dante Rigmalia berujar sekaligus mengakhiri paparannya. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BhandagiriKemensos RILinksosMCC Kota MalangSam WES

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Ngaku Orang Gubernur Jatim, Dua Penipu Modus Program UMKM Ditangkap Polisi

Kapolres Gresik: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Pelayanan Polri

Gandeng SPPG, Kejari Kota Malang Perkuat Gerakan Anti Korupsi

Kota Kediri Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

Pemkab Gresik Ingin Uji Emisi Jadi Budaya Warga

Polres Batu Tabur Bunga di TMP Suropati, Kenang Jasa Pahlawan

TP PKK Bakorwil Malang Dukung Gagasan Malang Raya Megapolitan

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

BERITA LAINNYA

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Ngaku Orang Gubernur Jatim, Dua Penipu Modus Program UMKM Ditangkap Polisi

Kapolres Gresik: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Pelayanan Polri

Gandeng SPPG, Kejari Kota Malang Perkuat Gerakan Anti Korupsi

Kota Kediri Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

Pemkab Gresik Ingin Uji Emisi Jadi Budaya Warga

Polres Batu Tabur Bunga di TMP Suropati, Kenang Jasa Pahlawan

TP PKK Bakorwil Malang Dukung Gagasan Malang Raya Megapolitan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved