email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemerintah Desa Junrejo Siapkan Dana Darurat untuk Atasi Wabah PMK

by Wiyono
21 Januari 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-BATU- Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, mengambil langkah cepat untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mengancam kesehatan hewan ternak di wilayahnya. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), desa ini menyiapkan dana darurat untuk vaksinasi dan pengobatan sekitar 500 ekor sapi yang berpotensi terinfeksi.

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kasus PMK di wilayahnya.

“Saat ini ada sekitar 6 hingga 7 ekor sapi yang terindikasi terkena PMK. Meskipun kasusnya kecil, kami menganggap ini sebagai bencana yang harus segera ditangani,” ujarnya, Selasa (21/1/2025).

Menurut Andi, dana yang disiapkan meskipun tidak besar, dirancang untuk mendukung tindakan darurat, seperti vaksinasi dan distribusi obat-obatan.

“Sistem anggaran desa memungkinkan kami untuk bertindak cepat dalam situasi darurat seperti ini,” tambahnya.

Dalam upaya pencegahan, Desa Junrejo juga menggelar pertemuan dengan lebih dari 120 peternak sapi pekan lalu. Pertemuan itu dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dokter hewan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinkamtibmas, dan Babinsa.

“Kami memberikan edukasi kepada para peternak mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran PMK. Selain itu, sapi yang sudah terindikasi terkena PMK tidak divaksinasi, tetapi diberikan empon-empon seperti temulawak yang dipercaya membantu penyembuhan,” jelas Andi.

BacaJuga :

Dinkes Kota Batu Bagikan Tips Mudik Sehat dan Nyaman di Lebaran 2026

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Sebagai bentuk dukungan tambahan, pemerintah desa membagikan empon-empon secara gratis kepada peternak. Setiap ternak yang terindikasi terinfeksi akan mendapatkan 3 kilogram empon-empon untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Andi juga menegaskan pentingnya kesadaran peternak dalam menjaga kesehatan ternaknya.

“Keberhasilan inisiatif ini tidak hanya bergantung pada vaksinasi dan pengobatan, tetapi juga pada kesadaran dan kerjasama para peternak,” katanya.

Dengan langkah-langkah preventif ini, Desa Junrejo berharap dapat menekan penyebaran PMK dan meminimalkan kerugian bagi peternak. Pemerintah desa optimis bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan membantu menjaga keberlangsungan peternakan di wilayah tersebut. (Yon/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa JunrejoKecamatan Junrejo
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ribuan Jemaah Muhammadiyah Salat Idulfitri 2026 di Stadion Gajayana Malang

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved