email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Tuesday, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gaungkan Merdeka Stunting, Sumbangsih Pemkab Gresik Wujudkan Generasi Emas 2045

by Sudasir Al Ayyubi
17 August 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi pada tahun 2045. Kerap disebut dengan Generasi Emas 2045, menggambarkan begitu besarnya optimisme dan harapan pemerintah terhadap fenomena tersebut.

(Foto: Istimewa)

Namun ditengah peluang tersebut, hingga saat ini Indonesia masih dibayangi dengan permasalahan stunting. Hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) menyebutkan, angka prevalensi stunting pada 2022 berada pada angka 21,6 persen. Angka ini menunjukkan satu dari lima anak Indonesia mengalami stunting.

Kondisi inilah yang terus mendapatkan perhatian, dari pemerintah pusat hingga daerah. Percepatan penurunan stunting pada Balita menjadi program prioritas Pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024. Target nasional pada tahun 2024, prevalensi stunting turun hingga 14%.

Upaya-upaya penurunan stunting ini juga mendapat prioritas di Kabupaten Gresik. Meski data menunjukkan penurunan prevalensi stunting yang signifikan dari tahun ke tahun, tidak membuat Pemkab Gresik kendor. Sebagai informasi, hingga tahun 2022, angka prevalensi stunting Kabupaten Gresik tercatat 10,7%. Angka ini turun jauh dibandingkan tahun sebelumnya dengan angka 23%.

Dengan berbagai upaya dan kolaborasi semua pihak, Pemkab Gresik terus berupaya menekan angka tersebut hingga 0%. Karenanya, sejalan dengan semangat kemerdekaan di Bulan Agustus, Pemkab Gresik menggaungkan merdeka stunting. Hal ini terungkap dalam kegiatan talkshow, yang mengambil tema ‘Menuju Gresik Merdeka Stunting’ pada Rabu (16/08/2023).

Dalam talkshow yang menghadirkan narasumber Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani dan Kadinkes Gresik Mukhibatul Khusnah ini disampaikan jurus jitu Pemkab Gresik guna mewujudkan merdeka stunting.

“Seperti yang sudah kita tahu, di tahun 2045 nanti kita akan menyambut bonus demografi atau yang kita sebut Generasi Emas 2045. Untuk mewujudkan itu, tentunya perlu kita siapkan sejak sekarang. Salah satunya adalah dengan menurunkan angka stunting, khususnya di Kabupaten Gresik,” ujar Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani atau yang biasa disapa Ning Nurul.

Stunting, yang merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang dan stimulasi lingkungan yang kurang mendukung. Secara fisik, ini ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standard. Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa stunting tidak hanya berpengaruh secara fisik pada seorang anak, melainkan juga berpengaruh pada kecerdasan anak hingga emosional anak.

Berangkat dari itu, Ning Nurul bersama Kadinkes menjelaskan kolaborasi apik antara PKK Kabupaten Gresik lewat Pokja yang ada, dengan OPD terkait.

BacaJuga :

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

“Selain melakukan intervensi spesifik, kita dari PKK dan dinas terkait juga tidak lepas melakukan pendampingan pada target. Ini penting karena tanpa membangun kesadaran pada masyarakat, intervensi yang dilakukan tidak akan maksimal hasilnya,” terangnya.

Hingga saat ini, beragam upaya dilakukan Pemkab secara serempak dari berbagai instansi yang ada. Tidak hanya dari sisi pemenuhan gizi dan penyuluhan pentingnya ASI, Pemkab Gresik juga mengupayakan pemenuhan bidang pendidikan pada anak putus sekolah. Tujuannya tidak lain adalah menekan angka perkawinan anak dibawah umur akibat putus sekolah.

Langkah lain dilakukan dengan menggandeng ASN di lingkungan Pemkab Gresik, dengan menjadi ayah/ibu asuh bagi anak stunting. Harapannya, melalui pendampingan tersebut selain bisa menumbuhkan kepedulian sekaligus berperan aktif dalam menurunkan angka stunting. Perhatian yang sama juga dilakukan lewat menjaga kebersihan lingkungan, termasuk sanitasi air bersih yang juga memiliki pengaruh dalam terjadinya stunting.

Menyambung apa yang disampaikan Ning Nurul, Kadinkes Mukhibatul Khusnah menambahkan bahwa dengan kompleksnya stunting, maka perlu upaya bersama untuk menanggulanginya.

“Stunting ini adalah urusan kita bersama. Kami yang ada dalam pemerintahan akan memfasilitasi dan memberikan support pada masyarakat. Sehingga masyarakat jadi paham tentang apa itu stunting, penyebabnya, hingga bagaimana cara menanggulanginya,” pesan dr Khusnah. (Bas/Arf)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Tags: Dinkes GresikPemkab GresikstuntingStunting Gresik

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Perayaan Hari Keris di Bakorwil Malang, Tugu Tirta Gaungkan Inovasi Air Bersih

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

BERITA LAINNYA

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved