JAVASATU.COM- Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur 2026 di Kabupaten Gresik tak hanya membahas program organisasi, tetapi juga menyoroti regenerasi kepemimpinan profesi dokter di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Forum yang digelar di Hotel Aston Gresik mulai Jumat (8/5/2026) itu diikuti 156 peserta dari 34 cabang IDI se-Jawa Timur dan 30 peserta dari organisasi dokter spesialis.
Ketua IDI Wilayah Jawa Timur, Sutrisno, mengatakan Muswil menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan IDI ke depan.
“Setiap agenda besar IDI, kabupaten dan kota di Jawa Timur selalu antusias menjadi tuan rumah. Ini menunjukkan kekuatan organisasi yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB IDI, Wiweka, menegaskan IDI merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
“IDI bukan oposisi pemerintah. Kami hadir untuk bersama-sama mencari solusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Selain regenerasi organisasi, forum tersebut juga membahas perlindungan dokter muda, kesehatan mental tenaga medis, hingga penguatan disiplin profesi di tengah dinamika pelayanan kesehatan nasional.
Muswil IDI Jatim 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu dan diharapkan melahirkan keputusan strategis bagi masa depan organisasi profesi kedokteran di Jawa Timur. (bas/nuh)