email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Gresik Dorong Produktivitas Kampung Bandeng dengan Teknologi Modern dan Pupuk Organik

by Sudasir Al Ayyubi
23 Desember 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Kabupaten Gresik, yang terkenal sebagai kabupaten dengan kampung bandeng di bawah binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terus berupaya meningkatkan produktivitas kampung bandeng. Pada agenda Panen Bandeng dalam Rangka Pembangunan Budi Daya Berbasis Ekonomi Biru di Dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan komitmennya.

(Foto: Istimewa)

“Dulu mungkin masih memakai cara tradisional secara, tapi sekarang dengan berbagai macam fasilitas baru ada kenaikan yang cukup signifikan. Dulu panen hanya 600 kuintal, tapi semenjak adanya transformasi dapat mencapai 1,8 ton. Karena sudah ada teknologinya sehingga pembudidayaan menjadi lebih efisien,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pada acara tersebut, Pemkab Gresik memberikan berbagai bantuan, termasuk hibah paket budidaya kepada 58 pokdakan, bantuan kincir air dari BPBAP Situbondo, serta benih bandeng kepada beberapa pokdakan di Desa Pangkah Wetan. Selain itu, KKP juga memberikan bantuan pupuk urea non-subsidi dan peralatan pasca panen.

Namun, bupati mencatat adanya permasalahan kelangkaan pupuk tambak bersubsidi. Oleh karena itu, bersama lembaga terkait, mereka menerapkan uji coba tambak bandeng dengan pupuk organik. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono turut berkontribusi dengan menginisiasi riset budidaya ikan air payau menggunakan pupuk organik.

“Rata-rata Gresik di wilayah utara fokus budidaya perikanan. Maka ini kita coba demplot 1 tambak tidak menggunakan pupuk kimia sama sekali,” ungkap Bupati Fandi.

Pendekatan inovatif ini menjadi solusi di tengah kelangkaan pupuk kimia. Kepala Desa Pangkah Wetan, Syaifullah Mahdi, menyatakan bahwa uji coba menggunakan pupuk organik profam memberikan hasil positif dalam pertumbuhan bandeng.

“Lahan hampir 3 hektar ini kita coba 60.000 bibit bandeng setara 12 rean, meski umumnya cuma 2-3 rean. Dalam 4 bulan mulai Agustus sampai sekarang sudah berkisaran 1 kilo 3 ekor, paling kecil 1 kilo 4 ekor,” ujarnya.

BacaJuga :

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Semua upaya ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan kampung bandeng di Gresik. Direktur Pengadaan dan Bina Mutu KKP, Widya Rusyanto, menegaskan, “Ini akan menjadi permasalahan apabila terjadi kelangkaan pupuk kimia terus-menerus. Kita melakukan riset bagaimana pupuk organik dapat menumbuhkan ganggang dan yang lain sebagai pakan ikan alami.”

Turut hadir dalam agenda ini, Direktur Produksi dan Usaha Budidaya KKP Irma Minarti Harahap, Koordinator Pelayanan Informasi BPBAP Situbondo Swandono Adi Setyawan, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Sunaris, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Moh. Nadlelah, dan berbagai pihak terkait. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa Pangkah WetanFandi Akhmad YaniKecamatan UjungpangkahPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

BMT Mandiri Sejahtera Jatim dan NH Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Gresik

Fun Run Rektor Cup UMM 2026, Libatkan Ribuan Massa di Helipad Kampus

Pengamat: Tuduhan ke Yasonna Laoly Tak Sesuai Fakta dan Data

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Pengamat: Tuduhan ke Yasonna Laoly Tak Sesuai Fakta dan Data

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

BERITA LAINNYA

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

BMT Mandiri Sejahtera Jatim dan NH Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Gresik

Fun Run Rektor Cup UMM 2026, Libatkan Ribuan Massa di Helipad Kampus

Pengamat: Tuduhan ke Yasonna Laoly Tak Sesuai Fakta dan Data

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved