email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PDRB Bojonegoro Non Migas Tumbuh Positif 3,55%, Investasi Terus Meningkat

by Bambang Kuswantoro
7 Desember 2022

JAVASATU.COM-BOJONEGORO- Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) non migas Kabupaten Bojonegoro di 2021 tumbuh sebesar 3,55 persen.

(Gambar: Bojonegorokab.go.id)

Seperti dituliskan di Bojonegorokab.go.id, kenaikan tersebut membuktikan pertumbuhan ekonomi Bojonegoro dari sektor non migas mampu tumbuh positif.

Capaian kinerja indikator makro Pemkab Bojonegoro ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang sudah rilis Maret 2022 lalu dan bersinergi melalui Portal Satu Data Bojonegoro.

Pada 2020, PDRB non migas Kabupaten Bojonegoro mengalami minus 1,09 persen sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga dengan capaian pertumbuhan positif 3,55 persen tahun 2021 membuktikan bahwa sektor riil sudah mampu bergerak pasca pandemi.

Dilansir dari Bojonegorokab.go.id, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro Anwar Mukhtadlo menjelaskan, PDRB merupakan salah satu indikator yang dipergunakan untuk mengukur kegiatan ekonomi suatu wilayah terkait dengan nilai tambah bruto seluruh barang dan jasa yang tercipta atau dihasilkan oleh suatu wilayah domestik.

Sementara, kata dia, perhitungan PDRB berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada periode penghitungan bertujuan untuk melihat struktur perekonomian dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) atau riil disusun berdasarkan pada tahun dasar (saat ini tahun 2010) untuk mengukur pertumbuhan ekonomi.

“Sementara untuk pertumbuhan ekonomi migas Bojonegoro di 2021 berdasarkan rilis data BPS Maret 2022 jika dibanding pada 2020 mengalami kontraksi -5,54 persen. Hal ini dikarenakan dominasi sektor pertambangan dan penggalian, khususnya migas yang mendominasi sekitar 50% dari struktur PDRB Bojonegoro. Saat pandemi sektor migas termasuk yang paling terimbas ditambah adanya penurunan produksi migas (decline) dari 82,9 juta barel tahun 2020 menjadi 76,4 juta barel di tahun 2021. Sehingga karena pengaruh atau dominasinya yang besar, ketika ada goncangan sangat mempengaruhi laju pertumbuhan. Namun untuk sektor lain di luar migas rata-rata kontribusinya bagus. Terbukti di luar migas kita tumbuh positif 3,55 persen,” jelasnya Rabu (7/12/2022) seperti diberitakan Bojonegorokab.go.id.

Adapun nilai PDRB Kabupaten Bojonegoro Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada 2021 mencapai Rp 83,44 triliun, meningkat dibanding 2020 yang sebesar Rp 70,26 triliun.

BacaJuga :

Warga Bojonegoro Ingin Berolahraga? Manfaatkan GOR dan Stadion Ini

Kuota Pupuk Subsidi Bojonegoro 2026 Naik Jadi 130.177 Ton

Adapun kinerja ekonomi Pemkab Bojonegoro secara riil tergambarkan dari pertumbuhan PDRB non migas. Di antaranya seperti sektor transportasi dan pergudangan mampu mengalami pertumbuhan tertinggi 9,73 persen.

Selain itu lapangan usaha perdagangan besar hingga eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 7,34 persen. Juga ada pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah daur ulang, juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 7,26 persen dan 6,82 persen.

Dalam struktur PDRB, selain dominasi migas yang sebesar 50%, sektor yang memiliki kontribusi terbesar kedua adalah pertanian sebesar 11%. Ke depan pertumbuhan sektor pertanian harus didorong apalagi produksi pertanian Kabupaten Bojonegoro tahun 2021 menjadi nomor 3 se-Jawa Timur sebesar 819.097 ton GKG (gabah kering giling).

Terbaru, Pemkab Bojonegoro melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bulog terkait optimalisasi produksi padi. Apalagi pertanian juga merupakan sektor yang mampu bertahan di masa pandemi.

Mengingat migas sangat rentan adanya fluktuasi yang disebabkan perubahan kondisi, perlahan dominasi dan ketergantungan terhadap migas harus dikurangi dan diimbangi dengan tumbuhnya sektor-sektor lainnya. Bergeraknya ekonomi Kabupaten Bojonegoro sudah menunjukkan tren yang positif, yang dibuktikan dengan peningkatan nilai investasi.

Sesuai data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro, nilai investasi di Kabupaten Bojonegoro terus tumbuh secara signifikan. Nilai investasi Kabupaten Bojonegoro tahun 2021 Rp 11,88 triliun meningkat dibanding tahun 2020 sebesar Rp 11,25 triliun. Adapun realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2022 sebesar Rp 3,15 triliun. Belum termasuk investasi migas yang akan masuk di perhitungan akhir tahun. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pemkab Bojonegoro

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Kolonel Achmad Fikri Jadi Prajurit TNI Pertama Lulus Lemhannas Yordania, Predikat Excellent

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Dipadati Peziarah

Van Den Berg Menjadi Benteng Tangguh Pertahanan Brentford

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

Ribuan Perantau Gunungkidul Padati Grebeg Suro IKG di Tangerang

Prev Next

POPULER HARI INI

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

BERITA LAINNYA

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Kolonel Achmad Fikri Jadi Prajurit TNI Pertama Lulus Lemhannas Yordania, Predikat Excellent

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Dipadati Peziarah

Van Den Berg Menjadi Benteng Tangguh Pertahanan Brentford

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

Ribuan Perantau Gunungkidul Padati Grebeg Suro IKG di Tangerang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Grebeg Suro IKG 2026 Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa di Perantauan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved