JAVASATU.COM- Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Dukun, Kabupaten Gresik, menegaskan pendidikan tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik siswa. Sekolah juga dituntut membentuk generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Wakil PCNU Gresik Bidang Pendidikan, Dr. Ahmad Jazuli, saat menjadi inspektur upacara Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di halaman Kantor MWCNU Dukun, Jalan Raya 09 Mojopetung, Kecamatan Dukun, Gresik, Minggu (20/9/2026).
Menurut Jazuli, perkembangan zaman menuntut lembaga pendidikan terus beradaptasi. Namun, perubahan tersebut tidak boleh membuat pendidikan kehilangan pijakan nilai keimanan dan ketakwaan.
“Kita harus berani melangkah maju, mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berpijak pada akar keimanan dan ketakwaan. Pendidikan yang kita kelola bukan hanya mencetak anak-anak yang pintar, tetapi yang terpenting mencetak anak-anak yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama,” pesannya.
Jazuli mengatakan, usia 97 tahun LP Ma’arif NU menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang pendidikan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
“97 tahun Ma’arif NU hadir di tengah kita. Ini bukan sekadar angka usia, melainkan bukti kesetiaan para pendahulu kita dalam menjaga dan meneruskan cahaya pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” terangnya.
Ia menambahkan, keberadaan pendidikan yang berkualitas dan berakhlak tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kemajuan umat.
“Ma’arif NU lahir karena kesadaran bahwa kemajuan umat tak bisa dipisahkan dari pendidikan yang berkualitas dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU yang mengusung tema “Menginspirasi Negeri, Membangun Peradaban”. Upacara diikuti ratusan murid, pengurus, pendidik, serta tokoh masyarakat.
Meski berlangsung dalam cuaca terik, peserta tetap mengikuti rangkaian upacara hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan LP Ma’arif NU sekaligus penegasan kembali peran pendidikan dalam membentuk generasi masa depan.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Dukun, Ikhwan Haji, mengatakan perkembangan lembaga pendidikan di wilayah tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat, pendidik, dan pengurus.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh pihak, kita dapat berkumpul di sini dalam rangka memperingati Harlah Ma’arif NU ke-97 di Kecamatan Dukun. Ma’arif NU terus tumbuh dan berkembang berkat dukungan masyarakat, para pendidik, dan seluruh pengurus yang bekerja dengan ikhlas,” ujarnya.
Ikhwan mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menjaga amanah sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, pendidikan harus mampu mempersiapkan anak-anak agar tidak hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan negara.
“Mari kita jaga amanah ini. Mari kita tingkatkan kualitas pendidikan kita, agar anak-anak kita kelak menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menjadi penerus yang membanggakan agama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Ia berharap memasuki usia ke-97, LP Ma’arif NU semakin kuat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga di usia ke-97 ini, Ma’arif NU semakin diberkahi, semakin kokoh, dan semakin bermanfaat bagi umat dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Peringatan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU Dukun turut dihadiri pengurus MWCNU Dukun, pengurus LP Ma’arif NU Gresik, serta kepala madrasah LP Ma’arif NU Kecamatan Dukun. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin KH Malik, Katib Syuriah PCNU Gresik. (hoo/arf)