email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ponpes Refah Islami Gresik Raih Penghargaan Eco Pesantren Jatim 2025

by Sudasir Al Ayyubi
26 Desember 2025

JAVASATU.COM- Pondok Pesantren (Ponpes) Refah Islami, Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, meraih Penghargaan Eco Pesantren Provinsi Jawa Timur 2025 Kategori Pratama. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam ajang Jatim Environment Community Award 2025.

(Gambar: Ist)

Penghargaan Eco Pesantren itu diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur pada Rabu (24/12/2025) di Gedung Graha Wisata Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Berdasarkan Piagam Penghargaan Nomor 100.3.3/3501/KPT5/033.2/2025, Ponpes Refah Islami dinilai berhasil menerapkan konsep Eco Pesantren, yakni pengelolaan lingkungan hidup yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter santri, serta praktik pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Selain penghargaan Eco Pesantren, MA Refah Islami juga meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2025, disusul MTs Islam Terpadu Refah Islami yang mendapatkan penghargaan serupa di tingkat provinsi.

Kepala DLH Provinsi Jawa Timur, Dr. Nurholis, menegaskan bahwa program Eco Pesantren dan Sekolah Adiwiyata bukan sekadar ajang pemberian penghargaan. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari strategi besar mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah, konservasi energi, serta penguatan peran lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Eco Pesantren dan Sekolah Adiwiyata adalah investasi jangka panjang untuk membangun budaya ekologis yang kuat di lingkungan pendidikan,” kata Nurholis.

Sementara itu, Mudir Ponpes Refah Islami KH Farid Dhofir menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi motivasi bagi pesantren untuk terus memperkuat pendidikan lingkungan hidup bagi santri dan seluruh warga pondok.

“Penghargaan ini menjadi penguat komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pesantren yang sehat, bersih, dan berkelanjutan sebagai bagian dari nilai kehidupan santri,” ujarnya.

KH Farid juga mengungkapkan bahwa MTs Refah Islami telah meraih akreditasi A, yang dinilainya sebagai buah dari ikhtiar dan keistiqamahan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

BacaJuga :

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

EMIS 4.0 Jadi Basis Data Madrasah, KKMI Dukun Tekankan Peran Operator

Terpisah, Plt Kepala Kemenag Gresik H. Muh. Ali Faiq, didampingi Kasi Pendma Dra. Hj. Masfufah, turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi Ponpes Refah Islami dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Kabupaten Gresik untuk mengembangkan budaya ramah lingkungan.

“Prestasi ini diharapkan mampu mendorong pesantren lain untuk menanamkan kesadaran ekologis sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikKecamatan SidayupendidikanPonpesPonpes Refah Islami

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

TNI Tembus Ugimba, 15 Tahun Terisolasi Mulai Rasakan Kehadiran Negara

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

OT Peduli Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo NTT, Kurang dari 24 Jam

Warga Genengan Blitar Gelar Tahlil untuk Doakan Para Pahlawan

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

TNI Tembus Ugimba, 15 Tahun Terisolasi Mulai Rasakan Kehadiran Negara

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

OT Peduli Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo NTT, Kurang dari 24 Jam

Warga Genengan Blitar Gelar Tahlil untuk Doakan Para Pahlawan

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved