email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 15 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wujudkan Keberlanjutan Pertanian, APEDI Jatim Memupuk Sawah Demplot Padi Organik di Lamongan

by Sudasir Al Ayyubi
16 November 2021

JAVASATU-LAMONGAN- Kondisi tanah pertanian atau sawah di Jatim (Jawa Timur) sekarang ‘sakit’, karena pengunaan pupuk dan pestisida kimia yang tidak ramah lingkungan telah mematikan mikroba dan ekosistem lainnya dalam tanah yang merupakan faktor penting dalam kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan hidup kita.

Apedi Jatim

1 of 5
- +

1.

2.

3.

4.

5.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pembina DPD APEDI Jatim (Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Desa Indonesia, Jawa Timur), M. Badrin Tholchah saat pemupukan dasar pada sawah demplot padi organik seluas 2 hektar di Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Minggu (14/11/2021).

“Kondisi sawah itu sakit, indikasinya sekarang keadaannya sepi senyap. Beda dengan sawah zaman dulu meriah, dimana saat malam hari terliat kunang – kunang, terdengar suara kodok yang khas bersahut-sahutan dan saat siang hari aneka burung menghiasi sawah dan hewan lainnya terlihat, baik belut maupun hewan lainnya, Serta yang terpenting adalah mikroba yang menyuburkan tanah telah mati akibat sawah kita diberi pupuk dan pestisida kimia,” kata Badrin.

Dijelaskannya, tanah itu sifatnya organik, maka dengan pengunaan bahan sintetis kimia dalam pemupukan tanah pertanian akan berbahaya bagi kesuburan tanah, kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia yang memakan hasil pertaniannya tersebut. Untuk itu, treatment tanah harus organic dengan memberikan nutrisi yang berasal dari alam sekitarnya baik itu Kohe, daun-daun dan lainnya.

Ditambahkannya, rata-rata kesuburan tanah pertanian di Jatim dibawah 500 EC, padahal idealnya kesuburan tanah harus 1000 EC saat musim tanam, dan 2000 EC saat fase generative tanaman. Maka untuk mewujudkan daya dukung lahan dalam membangun pertanian yang sehat dengan kesuburan tanah sampai 2000 EC, treatmen tanah harus dengan cara organik karena tanah itu sendiri sifatnya organik.

“Untuk menjaga keberlanjutan pertanian, saat ini APEDI melakukan pemupukan dasar berupa KOHE (Kotoran Heran) atau super bokasi di sawah demplot padi organik Deketagung. Treatmen ini bertujuan memperbaiki struktur tanah dan menghidupkan kembali mikroba sawah Deketagung agar bisa mencapai kesuburan 1000 EC saat musim tanam padi organik, dan 2000 EC saat fase generative tanaman, sehingga hasil padinya bisa meningkat 2 kali lipat atau 200 persen,” jelas Badrin.

Pertanian organik itu pertanian masa depan, lanjutnya, dengan penggunaan super bokasi yang menghidupkan 100 juta mikroba dalam 1 gram tanah, biaya Saprodi (Sarana Produksi Pertanian) berkurang 70 persen, karena bahan super bokasi berasal dari kohe dan alam sekitarnya yang mudah didapatkan oleh petani. Konsepnya itu kebutuhan pupuk 1 hektar sawah dapat dipenuhi oleh 3 ekor sapi, dan sebaliknya kebutuhan pakan ternak 3 sapi didapatkan dari jerami 1 hektar sawah tersebut.

“Pertanian organik itu pertanian yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan. Karena meningkatkan produktivitas sekaligus konservasi lingkungan baik tanah maupun airnya tetap terjaga, serta mengurangi biaya Saprodi sebesar 70 persen karena bahannya dari alam sekitarnya,” ungkap Badrin.

Disampaikan pula, Indonesia tertinggi sebagai pemakai petisida se-Asean. Padahal dalam publikasi ilmiah pernah melaporkan, dalam jaringan tubuh bayi yang dilahirkan seorang Ibu yang secara rutin mengkonsumsi sayuran yang disemprot pestisida, terdapat kelainan genetik yang berpotensi menyebabkan bayi tersebut cacat tubuh sekaligus cacat mental.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa sudah saatnya kita beralih ke pertanian organic. Karena manfaatnya seperti beras organik memiliki kandungan nutrisi dan mineral tinggi, kandungan glukosa, karbohidrat dan proteinnya mudah terurai, sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi penderita diabetes. Beras organik baik untuk program diet, mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo,

“Beras organik itu dapat mengurangi kadar logam berat dalam darah, karena penggunaan insektisida kimiawi. Hal inilah yang dapat mencegah tubuh terserang berbagai macam penyakit berbahaya yang pada dasa warsa terakhir banyak diderita oleh masyarakat,” tandas Badrin.

BacaJuga :

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Baca Juga:
  • Pabrik di Pasar Rebo Terbakar, Gulkarmat Jaktim Kerahkan 14 Mobil PMK – Kliktimes.com

Sementara itu, dalam kegiatan ini diikuti Kades Deketagung, Mujiono dan Kasun Darmo, serta DPC APEDI Lamongan, DPC APEDI Magetan, Agus dan tentunya para petani sekitar. Menurut Kades Deketagung bahwa pihaknya sangat mendukung adanya pertanian organik didesanya, karena selain menyuburkan tanah sekaligus juga meningkatkan kwalitas kesehatan masyarakat dan menyesejahterakan masyarakatnya.

“Kami sangat mendukung adanya pertanian organik disini, karena hal itu merupakan upaya keberlanjutan pertanian dan peningkatan kwalitas kesehatan masyarakat. Serta dengan kolaborasi pertanian dan peternakan dalam pertanian organic, maka akan menciptakan peluang kerja dan akhirnya masyarakat jadi sejahtera,” ucap Kades Mujiono. (Sir/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: APEDIAPEDI JatimKecamatan SugioPadi OrganikSawah Demplot

Comments 18

  1. Ping-balik: Menyusuri Dusun Terdekat Erupsi Gunung Semeru - KlikTimes
  2. Ping-balik: Korban Meninggal Dunia di Erupsi Semeru Capai 43 Orang, Hingga Hari ke Lima Pencarian - KlikTimes
  3. Ping-balik: Pelatihan Ritel Alfamart, Bupati Rembang: Pelaku UKM Harus Bertransformasi Digital - Javasatu
  4. Ping-balik: Pelatihan Ritel Alfamart di Rembang, UKM Harus Terbang ke Luar Negeri - KlikTimes
  5. Ping-balik: Mbah Rono Ingatkan Soal Bahaya Kubah Lava Gunung Semeru - KlikTimes
  6. Ping-balik:  14 Orang Meninggal Dunia di Erupsi Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat - KlikTimes
  7. Ping-balik: Warga Lordena Kerja Bakti Jelang Natal dan Tahun Baru 2022 - KlikTimes
  8. Ping-balik: Pemkab Blitar Kirim Bantuan Tenaga dan Sejumlah Kebutuhan ke Lumajang - KlikTimes
  9. Ping-balik: Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Diminta Waspada Serangan Infeksi - KlikTimes
  10. Ping-balik: Wabup Lumajang Minta Heli, Selamatkan Delapan Warga Terjebak - KlikTimes
  11. Ping-balik: Korban Letusan Gunung Semeru Luka Bakar, Ini Kebutuhan Mendesak Pengungsi - KlikTimes
  12. Ping-balik: Sebanyak 30.523 Pelanggan PLN Terdampak Letusan Gunung Semeru - KlikTimes
  13. Ping-balik: Jembatan Gladak Perak Putus Total, Ini Situasi Dampak Letusan Semeru - KlikTimes
  14. Ping-balik: Kabupaten Malang Terdampak Abu Letusan Gunung Semeru - KlikTimes
  15. Ping-balik: Jembatan Gladak Perak Putus, Dampak Gunung Semeru Meletus - KlikTimes
  16. Ping-balik: Gunung Semeru Meletus, Dua Kali Guguran Lava Pijar - KlikTimes
  17. Ping-balik: LPS Imbau Nasabah Perbankan Agar Tak Tergiur Bunga Tinggi - KlikTimes
  18. Ping-balik: Dua Bupati Jatim Masuk Nomine Anugerah Kebudayaan PWI - HPN 2022 - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

MWCNU Dukun Gresik Genjot Pelayanan Umat, dari Klinik hingga Koperasi

Kapolres Malang Ajak Media Massa Bangun Ruang Digital Sehat

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

HUT ke-25, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih Makam Wali

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Kuasa Hukum Bendahara KONI Majalengka Pertanyakan Barang yang Disita dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

AKP Agus Yulianto Jabat Kasatresnarkoba Polres Malang, Ini Pesan Kapolres

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Prev Next

POPULER HARI INI

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

13 Pengurus DKC Pramuka Kota Batu Dilantik, Punjul: Kepemimpinan Adalah Pengabdian

Prabowo Ungkap Mobil Listrik Nasional, Produksi Massal Ditarget 2028

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

MWCNU Dukun Gresik Genjot Pelayanan Umat, dari Klinik hingga Koperasi

Kapolres Malang Ajak Media Massa Bangun Ruang Digital Sehat

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

HUT ke-25, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih Makam Wali

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Kuasa Hukum Bendahara KONI Majalengka Pertanyakan Barang yang Disita dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

AKP Agus Yulianto Jabat Kasatresnarkoba Polres Malang, Ini Pesan Kapolres

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved