email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MCW Minta Pilkada Kabupaten Malang Ditunda, Ini Alasannya

by Syaiful Arif
6 Juli 2020

Javasatu,Malang- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020. Malang Corruption Watch (MCW) meminta Pilkada Kabupaten Malang ditunda, dengan alasan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

Unit Riset MCW, Diniyah
Unit Riset MCW, Diniyah (Foto : ist)

“Belum ada alasan yang mendesak untuk melangsungkan pilkada ditengah pandemi. Hal itu Nampak dari jumlah kasus yang terus melonjak ditengah merosotnya pendapatan serta kebutuhan dasar warga” ungkap unit riset MCW, Diniyah dalam rilisnya, Senin (6/7/2020) siang.

Diniyah menambahkan, Bahwa anggaran pilkada Kabupaten Malang membengkak ditengah krisis kebutuhan dasar warga.

“Tercatat, dari pengajuan pertama oleh TAPD sebesar Rp 85 M. Rencananya akan diajukan penambahan oleh KPU sebesar Rp 29 M. Maka total anggaran yang dibutuhkan oleh pemerintah Kabupaten Malang untuk pembiayaan pilkada kali ini adalah 114 M, jumlah yang cukup fantastis. Anggaran yang sebetulnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa krisis pandemi, justru akan digunakan untuk agenda politik electoral yang hanya menguntungakan segelintir orang” terangnya.

Ia menilai, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Dan jika Pilkada Kabupaten Malang tetap diselenggarakan, menurutnya Potensi politisisasi sumberdaya publik kuat terjadi.

”Hal itu Nampak dari geriliya politik yang dimainkan oleh pasangan incumbent.  Sanusi (penguasa eksekutif) dan Didik (penguasa legislatif) di Kabupaten Malang. Secara politik, Keduanya memiliki akses sumberdaya secara politik dan ekonomi yang cukup serta akses terhadap sumberdaya publik lebih besar. Lebih-lebih dalam situasi Covid-19 yang secara tidak langsung menjauhkan pengawasan oleh publik atas kinerja para petahana. Pada koteks ini, Dana bansos menjadi salah satu sumberdaya publik yang rentan disalah gunakan. Bahkan tidak menutup kemungkinan dugaan politisasi bantuan untuk kepentingan memperbesar elektabilitas politik petahana sulit untuk dihindari. Kekhawatiran publik seperti ini mesti dijadikan pertimbangan untuk menunda pilkada jika, pemkab Malang hendak membangun tatanan politik dan birokrasi yang bebas dan bersih dari praktik korupsi untuk periode selanjutnya” beber Dini.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Terakhir, Ia meminta pemerintah fokus pada penanganan Covid-19 dan mengupayakan perlingdungan terhadap rakyat secara serius dan tepat. (Saf/Arf)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Comments 1

  1. Ping-balik: MCW Menilai APH di Malang Raya Disinyalir Masih Pasif Investigasi Kasus Korupsi Bansos - Javasatu

BERITA TERBARU

Wamenkes Genjot Skrining TBC di Kabupaten Malang

DPRD: Jabatan Plt Hambat Keputusan Strategis di Pemkab Malang

Cristiano Ronaldo Ukir Rekor sebagai Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur Piala Dunia

KONI Kota Malang Siapkan 700 Atlet untuk Porprov Jatim 2027, Ini Targetnya

Jasad Bayi Bertali Pusar Ditemukan di Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Grit Fit Fest 2026 Sukses Ajak Warga Malang Hidup Sehat Lewat Kelas Kebugaran

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah

Kuasa Hukum YPTT Minta YPTWT Segera Serahkan Aset Yayasan

Komplotan Pembobol Rumah Rp300 Juta di Gresik Dibekuk di Bali

Gagal Curi Motor Trail, Dua Maling Babak Belur Diamuk Warga di Gondanglegi

Prev Next

POPULER HARI INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Prof KH Asep Kukuhkan Pergunu Panceng, Guru NU Diminta Berkompeten

BERITA LAINNYA

Wamenkes Genjot Skrining TBC di Kabupaten Malang

DPRD: Jabatan Plt Hambat Keputusan Strategis di Pemkab Malang

Cristiano Ronaldo Ukir Rekor sebagai Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur Piala Dunia

KONI Kota Malang Siapkan 700 Atlet untuk Porprov Jatim 2027, Ini Targetnya

Jasad Bayi Bertali Pusar Ditemukan di Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Grit Fit Fest 2026 Sukses Ajak Warga Malang Hidup Sehat Lewat Kelas Kebugaran

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah

Kuasa Hukum YPTT Minta YPTWT Segera Serahkan Aset Yayasan

Komplotan Pembobol Rumah Rp300 Juta di Gresik Dibekuk di Bali

Gagal Curi Motor Trail, Dua Maling Babak Belur Diamuk Warga di Gondanglegi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Wali Kota Malang Apresiasi Inovasi Kelurahan Tulusrejo

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved