JAVASATU.COM- Suasana haru mewarnai ruang tahanan Polres Gresik, Selasa (1/9/2026). Dua tahanan mendapat kesempatan bertemu dan berinteraksi lebih dekat dengan anak serta istri mereka sebagai bentuk pendekatan humanis selama menjalani proses hukum.

Dua tahanan tersebut yakni ES, warga Kembangan, Kecamatan Kebomas, yang menjalani proses hukum dalam kasus penggelapan, serta HS, warga Bungah, yang terjerat perkara uang palsu. Keduanya tampak tak kuasa menahan haru saat bertemu keluarga.
Dengan tetap memperhatikan prosedur pengamanan, petugas memberikan kesempatan kepada kedua tahanan untuk berinteraksi lebih dekat dengan keluarga. Pelukan antara suami, istri dan anak menjadi momen emosional sekaligus dukungan moral bagi para tahanan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pendekatan tersebut dilakukan dengan tetap menghormati proses hukum dan hak dasar tahanan.
“Ini demi kemanusiaan. Meski mereka sedang menjalani proses hukum atas perbuatannya, hak-hak dasar dan sisi humanis sebagai seorang ayah serta suami tetap harus kita hargai,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Menurut Ramadhan, pendekatan humanis tidak berarti mengesampingkan aturan maupun proses hukum. Sikap tersebut menjadi bagian dari pelayanan Polri dengan tetap mengedepankan empati kepada setiap warga, termasuk mereka yang sedang berhadapan dengan hukum.
Di Polres Gresik, kunjungan tahanan dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga untuk memberikan dukungan sekaligus mengetahui kondisi anggota keluarga yang sedang menjalani proses hukum.
Para istri yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga juga memberikan dukungan dan semangat kepada suami masing-masing agar tetap tabah menjalani seluruh proses hukum.
Momen pertemuan tersebut menunjukkan bahwa proses penegakan hukum tetap dapat berjalan beriringan dengan pendekatan kemanusiaan. Di balik statusnya sebagai tahanan, mereka tetap memiliki keluarga yang membutuhkan kehadiran dan dukungan moral. (bas/arf)