JAVASATU.COM- Pemerintah Kecamatan Kebomas bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas memberikan santunan kepada 42 anak yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram di Pendopo Kecamatan Kebomas, Jumat (26/6/2026). Kegiatan sosial tersebut dirangkaikan dengan khotmil Al-Qur’an yang menjadi agenda rutin MUI setiap Jumat terakhir setiap bulan.

“Pada momen 10 Muharram ini kami mengundang 42 anak yatim sebagai perwakilan dari masing-masing desa dan kelurahan se-Kecamatan Kebomas. Harapannya, doa dari anak-anak yatim ini membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Camat Kebomas, Tri Joko Efendi.
Tri Joko Efendi menambahkan, Pemerintah Kecamatan Kebomas akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut dapat memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Santunan diberikan kepada anak yatim yang berasal dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Kebomas. Kegiatan itu dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Kebomas, pengurus MUI, perangkat desa dan kelurahan, serta kader MUI sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan tokoh agama.
Sebelum penyerahan santunan, peserta mengikuti khotmil Al-Qur’an yang dilaksanakan secara berjemaah. Setiap peserta membaca satu juz Al-Qur’an sehingga khatam dua kali dalam waktu kurang dari satu jam karena tingginya partisipasi yang hadir.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas, KH Muhsin Munhamir, mengatakan khotmil Al-Qur’an merupakan program rutin yang telah disusun dalam agenda kerja MUI Kecamatan Kebomas dan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami menjalankan program yang telah disepakati dalam rapat kerja. Semoga seluruh pengurus dan anggota diberikan kesehatan serta kesempatan untuk terus menyukseskan program-program MUI,” ujar KH Muhsin Munhamir.
Menurutnya, kolaborasi antara MUI dan Pemerintah Kecamatan Kebomas tidak hanya bertujuan memperkuat syiar Islam, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk santunan kepada anak yatim pada momentum 10 Muharram.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada 42 anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memaknai 10 Muharram sebagai momentum untuk berbagi dan mempererat solidaritas sosial. (bas/nuh)