email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bahas Hubungan FIR dan Keamanan Maritim, Kabakamla RI Beri Kuliah Umum di UNPAD

by Redaksi Javasatu
11 November 2022
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an di Libya, Kalahkan Peserta dari 5 Negara

JAVASATU.COM-SUMEDANG- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (UNPAD) di Gedung 3 Aula Tommy Koh – Mochtar Kusumaatmadja Fakultas Hukum UNPAD di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/11/2022).

(Sumber foto: Humas Bakamla RI)

Kegiatan yang bertajuk Padjajaran Dialektika dengan tema “Flight Information Region dan Dampaknya untuk Keamanan di Laut dan Udara” merupakan kegiatan pertama kali yang membahas hubungan Flight Information Region (FIR) dan Keamanan Laut, mengundang Kabakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia, sebagai narasumber, bersama dengan Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim dan Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D yang turut membahas FIR dari sudut pandang yang lain.

Dalam paparannya, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia mengatakan bahwa FIR memiliki implikasi terhadap keamanan laut. Hal ini terkait dengan konsep operasi keamanan laut, yaitu penggunaan aset patroli udara seperti pesawat patroli maritim baik fixed wing dan rotary wing serta drone sebagai kepanjangan tangan dan mata dari kapal-kapal patroli permukaan.

“Dinamika ancaman Selat Malaka dan Selat Singapura yang tinggi, membutuhkan penggunaan patroli udara maritim untuk deteksi guna meningkatkan kecepatan reaksi”, katanya.

“Terlepas dari beragam perspektif tentang FIR, ancaman faktual akan membawa dampak sehingga perlu untuk diantisipasi dengan melakukan modifikasi standar operating prosedur dan upaya lain” ungkap Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia.

(Sumber foto: Humas Bakamla RI)

“Mengutip pakar air power Colonel Philip S. Mellinger, “Whoever control the air, control the surface” dan Penjelajah Inggris Sir Walter Raleigh,”Whosoever control the sea, control the trade”. Ini menunjukkan bahwa penguasaan udara berhubungan erat dengan keamanan permukaan termasuk laut yang pada akhirnya berdampak pada aspek ekonomi,” pungkas Laksdya TNI Aan Kurnia.

Setelah rangkaian pemaparan dari seluruh narasumber, dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut dengan sangat antusias oleh peserta seminar yang memenuhi aula pertemuan dan juga secara daring. Kegiatan ini juga diikuti oleh hingga 200 peserta secara daring dari berbagai kalangan yang dipandu oleh moderator bapak Garry Gumelar Pratama, S.H., M.H. (Sumber data: Humas Bakamla RI)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bakamla RIUNPAD
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved