email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

“#KotaMalangTidakBaikBaikSaja”: Tanda Tanya di Balik Ekosistem Ekraf Kota Malang

by Syaiful Arif
13 Mei 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Tagar #KotaMalangTidakBaikBaikSaja yang ramai digaungkan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang tak berhenti sebagai keluh kesah digital. Ia menjelma menjadi “alarm keras” tentang rapuhnya ekosistem ekonomi kreatif di kota yang tengah membidik status Creative City UNESCO 2025 atau kota kreatif dunia.

Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Malang. (Foto: Javasatu.com)

Tagar itu mencuat setelah para pelaku ekraf menilai Pemerintah Kota Malang “abai” dalam mendukung perjuangan mereka menjadi tuan rumah Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) ke-10 dan lolos seleksi kota kreatif dunia. Padahal, dua misi itu sudah digerakkan dengan urunan tenaga, dana, dan sumber daya dari komunitas, nyaris tanpa sentuhan anggaran pemerintah.

“Gerakan ini bukan sekadar keluhan. Ini panggilan jiwa,” kata Wahyu Eko Setiawan, Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Malang yang juga sebagai Anggota Koalisi Kreatif Kota Malang (KOKKAM), Senin (12/5/2025).

Ia menekankan pentingnya pembentukan kembali Komite Ekonomi Kreatif (KEK) sebagai simpul kolaborasi lintas sektor di Malang Raya. KEK Kota Malang terakhir aktif Desember 2024, namun hingga kini belum ada keputusan pembaruan.

Padahal, lanjut dia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, belum lama ini sempat memuji keberadaan Gedung Malang Creative Center (MCC). Fasilitas ini dinilai berhasil memicu pertumbuhan ekonomi baru, peningkatan kualitas SDM kreatif, hingga penciptaan lapangan kerja. Sayangnya, potensi MCC sebagai generator ekonomi kreatif nasional itu kini terancam stagnasi.

Tak hanya KEK yang mandek. Rencana regulasi daerah berupa policy brief dan perda pendukung ekonomi kreatif juga jalan di tempat.

“Kami ingin ada keterlibatan substansial komunitas dalam perumusan kebijakan. Jangan hanya jadi ornamen seremoni,” kata dia.

Bahkan, ia menilai “gap birokratis” masih menjadi penghambat utama riset dan inovasi di bidang ekonomi kreatif.

“Kami butuh akses yang setara dalam program strategis pembangunan daerah, bukan sekadar jadi konsultan dadakan,” ujarnya.

Taufik Saguanto, peneliti independen ekonomi kreatif, menambahkan, salah satu isu mendesak lain adalah absennya indikator mutakhir yang mampu mengukur dampak riil ekosistem ekonomi kreatif.

“Masih banyak pelaku ekraf yang tercatat sebagai pengangguran terbuka oleh BPS. Ini ironi,” ucap Taufik Saguanto, peneliti independen ekonomi kreatif, Senin (12/5/2025).

Merespons kegelisahan itu, para pelaku ekraf bersepakat menggelar “Rembug Ekraf Bareng Kelompok Bermain Mlebu Metu” pada Selasa, 20 Mei 2025, di Gedung MCC Kota Malang. Forum ini akan membedah lima aspirasi utama yang menjadi agenda bersama:

  1. Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Malang Raya.

    BacaJuga :

    Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

    Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

  2. Penyusunan Policy Brief Ekosistem Ekraf.

  3. Penguatan peran Asosiasi Akademisi Creative Ekonomi (AACE).

  4. Penyusunan indikator dan parameter pembangunan ekraf nasional.

  5. Penyelenggaraan Jambore Ekonomi Kreatif Malang Raya.

Menurut dia, jambore ini akan jadi batu loncatan menuju Jambore Ekraf Nasional sebagai bagian dari road to ICCF 2025.

Meskipun digagas oleh komunitas Kota Malang, gerakan ini telah meluas hingga Batu dan Kabupaten Malang. Bahkan, sejumlah komunitas di luar Jawa Timur mulai menggaungkan keresahan serupa.

“Ini bukan gerakan lokal lagi. Ini gelombang nasional,” kata Wahyu. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Ekraf Kota MalangMCCMCC Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved