email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

“#KotaMalangTidakBaikBaikSaja”: Tanda Tanya di Balik Ekosistem Ekraf Kota Malang

by Syaiful Arif
13 Mei 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Tagar #KotaMalangTidakBaikBaikSaja yang ramai digaungkan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang tak berhenti sebagai keluh kesah digital. Ia menjelma menjadi “alarm keras” tentang rapuhnya ekosistem ekonomi kreatif di kota yang tengah membidik status Creative City UNESCO 2025 atau kota kreatif dunia.

Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Malang. (Foto: Javasatu.com)

Tagar itu mencuat setelah para pelaku ekraf menilai Pemerintah Kota Malang “abai” dalam mendukung perjuangan mereka menjadi tuan rumah Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) ke-10 dan lolos seleksi kota kreatif dunia. Padahal, dua misi itu sudah digerakkan dengan urunan tenaga, dana, dan sumber daya dari komunitas, nyaris tanpa sentuhan anggaran pemerintah.

“Gerakan ini bukan sekadar keluhan. Ini panggilan jiwa,” kata Wahyu Eko Setiawan, Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Malang yang juga sebagai Anggota Koalisi Kreatif Kota Malang (KOKKAM), Senin (12/5/2025).

Ia menekankan pentingnya pembentukan kembali Komite Ekonomi Kreatif (KEK) sebagai simpul kolaborasi lintas sektor di Malang Raya. KEK Kota Malang terakhir aktif Desember 2024, namun hingga kini belum ada keputusan pembaruan.

ADVERTISEMENT

Padahal, lanjut dia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, belum lama ini sempat memuji keberadaan Gedung Malang Creative Center (MCC). Fasilitas ini dinilai berhasil memicu pertumbuhan ekonomi baru, peningkatan kualitas SDM kreatif, hingga penciptaan lapangan kerja. Sayangnya, potensi MCC sebagai generator ekonomi kreatif nasional itu kini terancam stagnasi.

Tak hanya KEK yang mandek. Rencana regulasi daerah berupa policy brief dan perda pendukung ekonomi kreatif juga jalan di tempat.

“Kami ingin ada keterlibatan substansial komunitas dalam perumusan kebijakan. Jangan hanya jadi ornamen seremoni,” kata dia.

Bahkan, ia menilai “gap birokratis” masih menjadi penghambat utama riset dan inovasi di bidang ekonomi kreatif.

BacaJuga :

142 Buruh Tani Tembakau Benjeng Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

“Kami butuh akses yang setara dalam program strategis pembangunan daerah, bukan sekadar jadi konsultan dadakan,” ujarnya.

Taufik Saguanto, peneliti independen ekonomi kreatif, menambahkan, salah satu isu mendesak lain adalah absennya indikator mutakhir yang mampu mengukur dampak riil ekosistem ekonomi kreatif.

“Masih banyak pelaku ekraf yang tercatat sebagai pengangguran terbuka oleh BPS. Ini ironi,” ucap Taufik Saguanto, peneliti independen ekonomi kreatif, Senin (12/5/2025).

Merespons kegelisahan itu, para pelaku ekraf bersepakat menggelar “Rembug Ekraf Bareng Kelompok Bermain Mlebu Metu” pada Selasa, 20 Mei 2025, di Gedung MCC Kota Malang. Forum ini akan membedah lima aspirasi utama yang menjadi agenda bersama:

  1. Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Malang Raya.

  2. Penyusunan Policy Brief Ekosistem Ekraf.

  3. Penguatan peran Asosiasi Akademisi Creative Ekonomi (AACE).

  4. Penyusunan indikator dan parameter pembangunan ekraf nasional.

  5. Penyelenggaraan Jambore Ekonomi Kreatif Malang Raya.

Menurut dia, jambore ini akan jadi batu loncatan menuju Jambore Ekraf Nasional sebagai bagian dari road to ICCF 2025.

Meskipun digagas oleh komunitas Kota Malang, gerakan ini telah meluas hingga Batu dan Kabupaten Malang. Bahkan, sejumlah komunitas di luar Jawa Timur mulai menggaungkan keresahan serupa.

“Ini bukan gerakan lokal lagi. Ini gelombang nasional,” kata Wahyu. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Ekraf Kota MalangMCCMCC Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

142 Buruh Tani Tembakau Benjeng Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

TNI Kerahkan Satgas Khusus Tangani Karhutla di Riau

MI Al-Karimi Gresik Tutup Rangkaian Agustusan dengan Jalan Sehat

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

BERITA LAINNYA

142 Buruh Tani Tembakau Benjeng Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

TNI Kerahkan Satgas Khusus Tangani Karhutla di Riau

MI Al-Karimi Gresik Tutup Rangkaian Agustusan dengan Jalan Sehat

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved