email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Malang Siapkan 47 Hektar Lahan Alpukat Pameling untuk Sentra Pertanian Unggulan

by Agung Baskoro
19 September 2025

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) tengah menyiapkan 47 hektar lahan di wilayah utara sebagai kawasan sentra Alpukat Pameling, komoditas hortikultura buah unggulan yang disebut eksotik dan bernilai tinggi.

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Saniputra. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Lahan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Lawang, Singosari, Karangploso, dan Dampit.

Penanaman akan dimulai sesuai arahan Bupati Malang dalam rangka mengembangkan komoditas non-pangan berbasis hortikultura.

“Alpukat Pameling ini tanaman eksotik, hortikultura buah yang menjadi basis unggulan. Saat ini sudah disiapkan lahan kurang lebih 47 hektar di empat kecamatan wilayah utara,” ujar Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Saniputra, Jumat (19/9/2025).

4 Wilayah Tematik Pertanian Malang

Avicenna menjelaskan, Kabupaten Malang memiliki empat wilayah tematik pertanian. Wilayah utara akan difokuskan pada Alpukat Pameling, timur menjadi sentra kentang granola, selatan sentra kopi, dan barat sentra hortikultura sayuran dengan bawang merah batu hijau sebagai komoditas unggulan.

“Tiga wilayah sudah berjalan. Kini fokus pada wilayah utara dengan alpukat Pameling sebagai unggulan,” jelasnya.

Dorong Ekspor hingga Pasar Global

Menurut Avicenna, alpukat Pameling sudah ditanam sebagian di Kecamatan Lawang, Karangploso, dan Kalipare. Bahkan, kelompok tani di Lawang berhasil mengekspor produk olahan alpukat ke Belanda dan Arab Saudi. Ke depan, peluang ekspor akan terus diperluas.

“Potensinya luar biasa. Harganya bisa Rp35 ribu-Rp40 ribu per kilogram. Satu buah beratnya bisa mencapai 1–1,8 kg. Nilai tambahnya besar, sehingga petani akan semakin tertarik membudidayakan,” tegas Avicenna.

BacaJuga :

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

Untuk mendukung program ini, DTPHP bekerja sama dengan kelompok tani bersertifikasi untuk penyediaan bibit, sementara akses pasar akan digarap bersama mitra dagang yang sudah ada.

Masih Tahap Perencanaan

Meski sudah disiapkan, program ini masih dalam tahap perencanaan. DTPHP saat ini menggelar pelatihan bagi petani, mulai dari manajemen budidaya, pengembangan pasar, hingga pengolahan pascapanen.

“Ini akan jadi kawasan percontohan. Dari situ nanti bisa diperluas sesuai kebutuhan dan kesiapan petani,” pungkas Avicenna. (agb/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AlpukatDTPHP Kabupaten Malangpemkab malangPertanian

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

BERITA LAINNYA

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved