email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rani Jambak Bawa Kincia Aia ke Kanada, Suarakan Krisis Ekologi Lewat Musik Minangkabau

by Redaksi Javasatu
4 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Seniman suara asal Indonesia, Rani Jambak, tampil dalam tur musik di enam kota di Kanada sepanjang September 2025.

Rani Jambak. (Foto: Ist)

Membawa karya berjudul Kincia Aia: A Living Heritage, seniman berdarah Minangkabau itu menyuarakan isu ekologi sekaligus memperkenalkan warisan budaya Nusantara ke panggung internasional.

Rani, komposer sekaligus aktivis lingkungan, memodifikasi kincir air tradisional Minangkabau menjadi instrumen musik elektronik interaktif.

Instrumen ini ia jadikan simbol keterhubungan manusia dengan alam sekaligus kritik terhadap krisis iklim.

“Air adalah kunci bagi Minangkabau; ia pengarsip memori. Tapi sekarang, sungai kita kering dan penuh mikroplastik. Kincia Aia ini adalah suara peringatan,” kata Rani dalam salah satu sesi diskusi di Kanada. Dikirimkan keterangan tertulis pada Sabtu (4/10/2025).

Tur Rani dimulai dari Guelph Jazz Festival, Toronto, hingga Pop Montreal dan Strangewave Fest Hamilton. Ia juga tampil sebagai dosen tamu di OCAD University Toronto, berbagi gagasan tentang ekologi dan warisan suara Nusantara.

Kehadirannya mendapat apresiasi dari seniman internasional.

BacaJuga :

1-800 Wicked Rilis “Vespa Biru”, Siap Ekspansi ke Pasar Musik Indonesia

Beeswax Rilis Album Self-Titled 2026, Rayakan 12 Tahun Perjalanan Musik

“Seni adalah alat melawan amnesia sejarah dan ekologis. Suara seperti Rani penting untuk didengar,” ujar akademisi dan seniman video Esery Mondesir.

Selain tur, Rani juga melanjutkan studi doktoral di Universitas Gadjah Mada dengan fokus pada Sound Heritage Studies. Karyanya kerap memadukan riset akademis, aktivisme, dan performa seni.

Usai tampil di Kanada, Rani kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Biennale Jogja 18: Kawruh Lelaku, yang berlangsung 5 Oktober–20 November 2025. Di ajang ini, instalasi interaktif Kincia Aia akan dipamerkan di The Ratan, Desa Panggungharjo, Bantul.

Lebih dari sekadar konser, karya Rani Jambak menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi Minangkabau dengan percakapan global tentang ekologi dan masa depan bumi. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: musikMusisiRani Jambak

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d