email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 7 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rani Jambak Bawa Kincia Aia ke Kanada, Suarakan Krisis Ekologi Lewat Musik Minangkabau

by Redaksi Javasatu
4 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Seniman suara asal Indonesia, Rani Jambak, tampil dalam tur musik di enam kota di Kanada sepanjang September 2025.

Rani Jambak. (Foto: Ist)

Membawa karya berjudul Kincia Aia: A Living Heritage, seniman berdarah Minangkabau itu menyuarakan isu ekologi sekaligus memperkenalkan warisan budaya Nusantara ke panggung internasional.

Rani, komposer sekaligus aktivis lingkungan, memodifikasi kincir air tradisional Minangkabau menjadi instrumen musik elektronik interaktif.

Instrumen ini ia jadikan simbol keterhubungan manusia dengan alam sekaligus kritik terhadap krisis iklim.

“Air adalah kunci bagi Minangkabau; ia pengarsip memori. Tapi sekarang, sungai kita kering dan penuh mikroplastik. Kincia Aia ini adalah suara peringatan,” kata Rani dalam salah satu sesi diskusi di Kanada. Dikirimkan keterangan tertulis pada Sabtu (4/10/2025).

Tur Rani dimulai dari Guelph Jazz Festival, Toronto, hingga Pop Montreal dan Strangewave Fest Hamilton. Ia juga tampil sebagai dosen tamu di OCAD University Toronto, berbagi gagasan tentang ekologi dan warisan suara Nusantara.

Kehadirannya mendapat apresiasi dari seniman internasional.

BacaJuga :

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

“Seni adalah alat melawan amnesia sejarah dan ekologis. Suara seperti Rani penting untuk didengar,” ujar akademisi dan seniman video Esery Mondesir.

Selain tur, Rani juga melanjutkan studi doktoral di Universitas Gadjah Mada dengan fokus pada Sound Heritage Studies. Karyanya kerap memadukan riset akademis, aktivisme, dan performa seni.

Usai tampil di Kanada, Rani kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Biennale Jogja 18: Kawruh Lelaku, yang berlangsung 5 Oktober–20 November 2025. Di ajang ini, instalasi interaktif Kincia Aia akan dipamerkan di The Ratan, Desa Panggungharjo, Bantul.

Lebih dari sekadar konser, karya Rani Jambak menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi Minangkabau dengan percakapan global tentang ekologi dan masa depan bumi. (saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: musikMusisiRani Jambak

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Pemkab Bojonegoro Tata Ulang Kota, Ini Rencana Besarnya

Wabup Malang Jemput Bola ke Bappenas, Amankan Program Strategis 2026

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di SPBU Sembayat Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Enam Anggota Gangster di Gresik Diamankan Polisi Usai Pengeroyokan Berdarah

BERITA LAINNYA

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Sat Binmas Polres Kendal Tanamkan Disiplin dan Anti Bullying di SMK Bina Utama

Tim Korem Makutarama Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blora

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Malang Teridentifikasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d