JAVASATU.COM- Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Forum strategis ini diikuti 98 peserta dari pengurus pusat dan provinsi seluruh Indonesia untuk merumuskan arah kebijakan dan peningkatan prestasi ke level internasional.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya Rakernas yang mengusung tema “Membangun Taekwondo Indonesia Secara Profesional, Modern dan Berprestasi di Tingkat Internasional.”
“Rakernas ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menetapkan arah kebijakan ke depan, terutama dalam pembinaan prestasi, peningkatan kualitas SDM, dan tata kelola organisasi yang profesional,” ujar Richard Tampubolon.
Ia menegaskan, Taekwondo Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Karena itu, sinergi antara pengurus pusat, daerah, serta dukungan stakeholder olahraga menjadi kunci utama.
“Sinergitas antara pengurus besar, pengurus provinsi, serta dukungan KONI, KOI, dan Kemenpora sangat penting untuk mencapai target prestasi yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Richard juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atas dukungan terhadap pengembangan Taekwondo di Indonesia.
“Kehadiran dan dukungan dari stakeholder olahraga menjadi energi positif bagi kemajuan Taekwondo Indonesia,” katanya.
Melalui Rakernas ini, PBTI menargetkan lahirnya program kerja yang konkret, terukur, dan implementatif, guna meningkatkan prestasi atlet, kualitas pelatih dan wasit, serta memperkuat organisasi secara berkelanjutan.
“Harapannya, keputusan yang dihasilkan benar-benar berdampak nyata bagi peningkatan prestasi dan kemajuan Taekwondo Indonesia ke depan,” pungkasnya. (nuh)