JAVASATU.COM- Aparat kepolisian bersama petani dan sejumlah instansi terkait turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan penanaman jagung di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas sekitar 1,2 hektare milik warga binaan Polri. Selain aparat kepolisian dan petani, kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, serta perwakilan lembaga dan perusahaan yang bergerak di sektor pertanian.
Mewakili Kapolres Gresik, Wakapolres Kompol Shabda Purusha Putra memimpin langsung kegiatan penanaman jagung bersama para petani. Turut hadir Asisten I Pemerintah Kabupaten Gresik Suprapto, Danramil Kebomas Kapten Inf. Mujiantoro, perwakilan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), PT Petrokimia Gresik, serta perbankan dari BRI dan Bank Mandiri.
Selain melakukan penanaman secara simbolis, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) kepada kelompok tani setempat. Bantuan yang diberikan meliputi bibit jagung varietas BISI 234 sebanyak 15 kilogram, pupuk NPK 100 kilogram, dan urea 100 kilogram.
Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas jagung.
“Melalui penanaman jagung bersama ini kami berharap produktivitas pertanian di wilayah Gresik bisa meningkat. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, kegiatan ini juga diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi para petani,” ujarnya.
Kegiatan penanaman jagung di Gresik tersebut juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan petani, program penanaman jagung serentak ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian. (bas/nuh)