JAVASATU.COM- Sebanyak 200 tenaga kependidikan non-pengajar di lingkungan SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menerima bingkisan Lebaran dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Senin (9/3/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada petugas keamanan, petugas kebersihan, hingga perawat kebun sekolah.

Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis di Masjid Al Inabah, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Gresik bersama Baznas Gresik sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kependidikan non-pengajar yang selama ini berperan menjaga lingkungan sekolah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bingkisan tersebut merupakan wujud perhatian dan apresiasi pemerintah daerah kepada para petugas yang telah berkontribusi menjaga keamanan dan kebersihan sekolah.
“Bingkisan ini tidak semata-mata dilihat dari nilai atau bentuknya. Ini adalah tali asih dan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para petugas,” kata Yani.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Yani didampingi Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan Gresik Syifaul Qulub, Ketua MKKS SMP Negeri Beri Avita Prasetya, serta Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib.
Selain penyerahan bantuan, Bupati Yani juga mendorong seluruh sekolah di Gresik untuk memperkuat komitmen terhadap program Adiwiyata, yakni program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
Menurutnya, kebersihan dan pengelolaan lingkungan harus menjadi prioritas utama di lingkungan pendidikan, termasuk membiasakan siswa untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini di sekolah. Kebiasaan memilah sampah harus menjadi identitas setiap sekolah untuk menuju target Adiwiyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan Gresik Syifaul Qulub mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah, MKKS, dan Baznas terhadap tenaga kependidikan non-pengajar.
Menurutnya, para penjaga keamanan, petugas kebersihan, dan perawat kebun memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan nyaman bagi siswa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para petugas yang selama ini menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan bersih,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan penyaluran bantuan kali ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah menjelang Hari Raya Idulfitri. (bas/arf)