JAVASATU.COM- Rumah Belajar Anak Jalanan (Anjal) Gresik menyalurkan zakat fitrah berupa beras kepada warga binaan, terutama fakir miskin dan anak yatim, pada akhir Ramadan 2026. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan dan tahun ini memasuki pelaksanaan ke-7.

Penyaluran zakat difokuskan kepada warga binaan yang aktif mengikuti kegiatan belajar serta masuk kategori membutuhkan, seperti keluarga kurang mampu dan anak yatim.
Pembimbing Rumah Belajar Anjal, Iin Budianti, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu meringankan beban masyarakat menjelang Idulfitri.
“Kami memprioritaskan penerima dari kalangan fakir, miskin, dan yang memiliki anak yatim, terutama yang rutin mengikuti kegiatan di rumah belajar,” ujar Iin, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, zakat yang disalurkan berasal dari sejumlah donatur, di antaranya BAZNAS Gresik, para guru pembina, serta para dermawan.
“Kami berterima kasih kepada para pemberi zakat. Harapannya ke depan semakin banyak donatur yang ikut berbagi,” katanya.
Suasana haru mewarnai proses penyaluran. Sejumlah penerima mengaku sangat terbantu, bahkan tak sedikit yang menangis saat menerima bantuan beras tersebut.
Salah satu penerima, Mbah Tuminah, mengaku bersyukur meski hidup dalam keterbatasan sebagai pedagang asongan dengan penghasilan tidak menentu.
“Kami sangat terharu. Semoga yang memberi zakat diberi keberkahan,” ujarnya terbata-bata.
Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak jalanan dan masyarakat kurang mampu di Gresik, khususnya di momentum Ramadan. (bas/nuh)