Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hardiknas 2026, Prof Barizi Tekankan Pendidikan Bermutu Harus Bangun Karakter dan Nilai Ketuhanan

Javasatu by Javasatu
2 Mei 2026
0

JAVASATU.COM- Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., menegaskan pendidikan bermutu harus menyentuh aspek kepribadian dan nilai ketuhanan, bukan sekadar berorientasi pada serapan kerja. Hal itu disampaikan dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. (Foto: Dok)

“Partisipasi semesta bukan sekadar slogan. Di dalamnya ada makna keberpihakan, yakni bagaimana semua pihak memiliki kepedulian nyata terhadap kebutuhan pendidikan sesuai karakter dan tantangan masing-masing daerah secara profesional dan proporsional,” ujar Prof Barizi, Sabtu (2/5/2026).

Ia menekankan pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa sehingga pemerataan akses dan keterlibatan semua pihak menjadi kunci. Menurutnya, tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada pada guru dan sekolah, tetapi juga orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah.

“Pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. Semua elemen harus hadir membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Prof Barizi menjelaskan, indikator mutu pendidikan tidak cukup diukur dari tingginya lulusan yang terserap di dunia kerja. Pendidikan harus mampu membentuk perubahan mendasar dalam diri peserta didik, meliputi pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian.

“Kepribadian adalah titik awal seseorang menjadi sukses. Apa dan bagaimana seseorang terbentuk sangat menentukan masa depannya. Di sinilah pendidikan memiliki peran sentral,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan dalam lembaga pendidikan. Menurutnya, pemimpin tidak cukup berperan sebagai administrator, tetapi harus menjadi leader yang mampu mengembangkan potensi generasi bangsa.

“Pemimpin pendidikan harus mampu melahirkan talenta-talenta potensial, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif,” ujarnya.

Dalam upaya mewujudkan pendidikan unggul, Barizi mengutip gagasan A. Malik Fadjar terkait empat langkah strategis, yakni perubahan (change), pertumbuhan (growth), reformasi sistemik (reform), dan keberlanjutan (sustainability).

“Transformasi pendidikan membutuhkan keberanian melakukan perubahan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tiga persoalan mendasar pendidikan di Indonesia, yakni orientasi lembaga pendidikan di tengah persaingan global, relevansi metodologi pembelajaran dengan perkembangan teknologi, serta kepemimpinan yang mampu menginspirasi.

“Masalah pendidikan kita bukan hanya teknis, tetapi juga menyangkut arah, metode, dan kepemimpinan yang visioner,” ungkapnya.

Dalam perspektif tasawuf, Prof Barizi menilai tema “partisipasi semesta” pada Hardiknas 2026 juga mengandung makna spiritual, yakni pentingnya menghadirkan nilai ketuhanan dalam pendidikan. Pendidikan ideal harus mampu mengintegrasikan aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

“Pendidikan tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga manusia yang memiliki makna hidup, integritas moral, dan tanggung jawab kemanusiaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, Hardiknas 2026 harus menjadi momentum kebangkitan kesadaran bahwa pendidikan adalah investasi peradaban yang menentukan masa depan bangsa.

“Ketika seluruh unsur bangsa terlibat secara tulus, pendidikan Indonesia akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa luhur,” pungkasnya. (ery/nuh)

Tags: HardiknasKota MalangpendidikanProf BariziUIN Malang
Previous Post

Giling PG Krebet 2026 Dimulai, Biaya Produksi Naik 25%, Target Swasembada Gula Dikejar

Next Post

Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal di Bangka Barat Digagalkan, Tiga Orang Diamankan

Related Posts

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar
Pendidikan

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

17 Oktober 2026
CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik
Pendidikan

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

17 Oktober 2026
Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban
Pendidikan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

13 Oktober 2026
Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas
Pendidikan

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

13 Oktober 2026
Next Post
Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal di Bangka Barat Digagalkan, Tiga Orang Diamankan

Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal di Bangka Barat Digagalkan, Tiga Orang Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com