JAVASATU.COM- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito meminta kader PKK di Kabupaten Kediri lebih fokus mendampingi keluarga kategori Desil 1-4 atau kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Permintaan itu disampaikan Mas Dhito saat menghadiri puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul, Sabtu (9/5/2026).
“Tolong dicatat bagi tiap Pokja, untuk bisa lebih fokus kepada mereka-mereka yang ada di Desil 1-4,” kata Mas Dhito.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kediri masih menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat. Berdasarkan kondisi di lapangan, masih ditemukan keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi bahkan bergantung pada bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, Mas Dhito menilai keberadaan kader PKK memiliki peran penting sebagai ujung tombak pendampingan masyarakat hingga tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga mengapresiasi dedikasi kader PKK desa yang telah puluhan tahun mengabdi membantu program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“HKG ini bisa dikatakan berhasil di mana kita bisa menghargai orang-orang yang telah bertahun-tahun mengabdi dan berjuang untuk PKK,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, dalam peringatan HKG PKK ke-54 itu Pemkab Kediri menyalurkan tali asih dan bantuan sembako kepada kader PKK yang telah mengabdi minimal 15 tahun berturut-turut.
Mas Dhito juga meminta perhatian lebih diberikan kepada kader PKK desa yang berusia di atas 50 tahun namun masih aktif menjalankan pengabdian di masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK desa yang selama ini aktif mendampingi masyarakat, termasuk dalam penanganan stunting.
“Kami ucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada seluruh kader PKK desa yang selama ini telah setia mendedikasikan diri untuk PKK,” ucap Eriani.
Selain seremoni peringatan HKG, kegiatan tersebut juga diramaikan expo UMKM dan produk lokal sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan di Kabupaten Kediri sekaligus memperluas promosi produk masyarakat. (kur/nuh)