JAVASATU.COM- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan rekonstruksi Jembatan Sasak Beureum yang menghubungkan Kecamatan Cipelang dan Ujungjaya ditargetkan rampung pada 28 Desember 2026.

Kepastian itu disampaikan Dony saat meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Sasak Beureum, Kamis (17/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan jembatan permanen tersebut berjalan sesuai jadwal.
“Setelah pembongkaran selesai, kita akan segera membangun jembatan permanen. Insya Allah, target penyelesaiannya adalah 28 Desember nanti,” ujar Dony saat memberikan keterangan di lokasi proyek.
Selama pembangunan berlangsung, warga Cipelang dan Ujungjaya masih mengandalkan jembatan darurat tipe Bailey sebagai akses penghubung kedua wilayah. Jembatan tersebut digunakan setelah struktur jembatan lama dibongkar untuk proses rekonstruksi.
“Jembatan Bailey saat ini berfungsi sebagai penghubung sementara antara Cipelang dan Ujungjaya,” katanya.
Menurut Dony, keberadaan akses sementara tersebut penting untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan selama pengerjaan jembatan permanen. Jalur Cipelang-Ujungjaya menjadi salah satu akses yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan Sasak Beureum memiliki arti penting bagi masyarakat, bukan hanya untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung distribusi ekonomi serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Dony meminta masyarakat, khususnya warga Cipelang dan Ujungjaya, mendukung proses pembangunan hingga jembatan permanen selesai. Pemerintah daerah juga berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang berkualitas.
“Mohon doa dari semuanya agar Jembatan Sasak Beureum bisa segera selesai dengan lancar dan hasilnya berkualitas tinggi,” katanya.
Selama proyek berlangsung, Pemkab Sumedang mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi kawasan pembangunan. Pengendara diminta mematuhi rambu dan petunjuk lalu lintas, terutama ketika menggunakan jembatan Bailey.
Penggunaan jembatan darurat tersebut menjadi langkah sementara untuk mempertahankan akses masyarakat sekaligus mendukung keselamatan selama pembongkaran jembatan lama dan pembangunan struktur permanen.
Rekonstruksi Jembatan Sasak Beureum merupakan bagian dari upaya Pemkab Sumedang meningkatkan konektivitas antara Cipelang dan Ujungjaya.
Setelah jembatan permanen selesai, akses kedua wilayah diharapkan kembali normal dan aktivitas masyarakat, termasuk pergerakan ekonomi serta pelayanan publik, dapat berjalan lebih lancar. (eko/arf)