email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 1 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sambil Jaga Hewan Ternak, Remaja WNA Asal Vietnam Dalami Islam di Kota Batu

by Wiyono
20 April 2021

Javasatu,Batu- Sambil menjaga hewan ternak, seorang remaja Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam, Salim 19 tahun, sejak Agustus 2019 lalu mulai mendalami agama islam di Kota Batu, Jawa Timur. Tapi rencananya hanya akan belajar selama dua tahun, karena keterbatasan Visa yang dipegangnya.

Salim 19, santri asal Negara Vietnam yang menimbah ilmu di Kota Batu. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Laki-laki asal Kota Chau Doc Provinsi An Giangini awalnya ingin belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Milik Ustad Mahmudi Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, namun Allah berkehendak lain, sang Ustad meninggal dunia, akhirnya ia medalami ilmu Agama ke Ustad Arifin di Jalan Hasanudin RW 05 Desa Junrejo Kota Batu.

Salim tidak sendiri, Ia yang tampak seperti orang Jawa ini ditemani dengan 4 remaja yang ikut bersamanya, Nuha 19 tahun asal Bojonegoro, Sofian 20 tahun asal Karangploso Kabupaten Malang, Azif 12 tahun dan Azam 15 tahun, keduanya asal kediri.

Sehari-hari selain mendalami ilmu agama, ia sambil berjaga hewan ternak milik Ustadz Arifin, dua ekor kuda, dua ekor sapi dan puluhan hewan kambing. Laki-laki inipun tidur di dekat kandang ternak.

Salim (kanan) bersama Sofian (kiri) jaga kandang ternak milik gurunya. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Ia menyampaikan sebelum mendalami ilmu agama Islam di Kota Batu, ia lebih dulu belajar bahasa Indonesia dan sedikit-sedikit belajar bahasa Jawa, selama dua bulan. Ia sudah tampak fasih berkomunikasi.

“Saya belajar bahasa Indonesia selama dua bulan, Alhamdulillah sekarang mulai lancar, bahasa jawa sedikit-sedikit bisa, dan ini bisa saya gunakan berinteraksi dengan tetangga sekitar” ujarnya.

Ia mengungkapkan jika belajar mendalami ilmu agama Islam di Kota Batu bukan atas biaya sendiri tetapi ada donatur dari Seorang Ustad asal Arab Saudi, yang sekarang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Saya kelas 1 SMA sudah putus sekolah, sekarang saya memilih mendalami ilmu agama di Indonesia, Alhamdulillah ada orang yang mengajak dan membiayainya” kata Salim, saat ditemui Javasatu.com di Kandang ternak milik Ustadz Arifin.

Salim bersama hewan peliharaan milik gurunya, yang setiap hari ia jaga. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Di bulan suci Ramadan, kata dia, pelajaran yang diberikan padanya dilakukan setelah salat Subuh, setelah salat Dhuhur, Asar, dan salat Tarawih meliputi pelajaran Tauhid, Tafsir, Hadits, Fiqih, Tasawuf, Bahasa Arab, Nahwu, Sharaf, Balagha, dan Tajwid.

“Di Majelis taklim pelajarannya dilakukan setiap hari, setelah salat Subuh dan berakhir setelah salat tarawih termasuk pelajaran hafidz atau hafalan Al Quran” ungkapnya.

Diwaktu senggangnya, ia gunakan berinteraksi dengan tetangga sekitarnya dan juga digunakan untuk memberi makan hewan ternak milik ustadz Arifin. Baginya tidur areal kandang tidak menjadi masalah yang terpenting, nyaman, aman dan bahagia. Di kota Batu aman dan nyaman.

“Selain memberikan makanan pada hewan, saya juga latihan berkuda bersama teman lainnya” kata dia.

Ia juga mengatakan Islam di Vietnam adalah golongan minoritas, tetapi dikampungnya yang berasal dari etnis Champa mayoritas 80 persen beragama Islam, lainya Hindu, Buddha dan menganut kepercayaan leluhur Cham Balamon.

BacaJuga :

Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

“Disana ada sekitar 1000 orang yang memeluk agama Islam di kampung saya, dan terdapat dua masjid” jelasnya.

Sementara itu Rudi Junarto warga RW 05 Dusun Jeding Desa Junrejo Kota Batu mengatakan bahwa orang Remaja Warga Negara Vietnam yang ada di Junrejo itu mudah berinteraksi dengan warga sekitar.

“Ketika sebelum Ramadan, ia sering ke Sawah berinteraksi, bergaul dengan para petani, ketika punya tembakau untuk dirokok, ia tawarkan pada yang lainnya, ia baik, ramah” ungkapnya (Yon/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pondok di BatuPonpesRemaja Asal VietnamsantriSantri Asal Vietnam

Comments 5

  1. Ping-balik: Singa Peliharaan di Kamboja Pulang ke Pemilik, Sempat Jadi Artis TikTok - KlikTimes
  2. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Noktah Merah
  3. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Imperium Daily
  4. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Beritaloka
  5. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Nusa Daily

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Satgas Gabungan Amankan 4 Ton Balok Timah di Pangkalpinang

Indonesia Emas 2045, Akademisi hingga TNI di Malang Rumuskan Strategi Perkuat Kedaulatan Negara

Jelang Tahun Ajaran Baru, Guru YPP Al-Karimi Diminta Pahami Karakter Siswa

BMKG: Bediding Malang hingga September, Suhu Bromo Capai 6 Derajat

Mahasiswa FIKOM Esa Unggul Edukasi Gizi dan Percaya Diri Anak

Polres Gresik Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

DLHKP Kota Pasuruan Pangkas Pohon Usai Aduan Warga Jalan Kartini

NMax Curian Dijual Rp8,6 Juta, Dua Penadah Ditangkap Polres Batu

Sensus Ekonomi 2026 di Gresik Dikebut Lewat WhatsApp dan Gmail

Polres Malang Ungkap 19 Kasus Pencurian, Residivis 66 Tahun Ikut Dibekuk

Prev Next

POPULER HARI INI

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Band Absolute Malang Siap Guncang Rock on Fire 3 Lewat Tribute Iron Maiden

Mahasiswa UMM Hidupkan Permainan Tradisional Lewat Festival Dolanan

SPPG Rampal Celaket Malang Manfaatkan Libur MBG untuk Perawatan Dapur

BERITA LAINNYA

Satgas Gabungan Amankan 4 Ton Balok Timah di Pangkalpinang

Indonesia Emas 2045, Akademisi hingga TNI di Malang Rumuskan Strategi Perkuat Kedaulatan Negara

Jelang Tahun Ajaran Baru, Guru YPP Al-Karimi Diminta Pahami Karakter Siswa

BMKG: Bediding Malang hingga September, Suhu Bromo Capai 6 Derajat

Mahasiswa FIKOM Esa Unggul Edukasi Gizi dan Percaya Diri Anak

Polres Gresik Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

DLHKP Kota Pasuruan Pangkas Pohon Usai Aduan Warga Jalan Kartini

NMax Curian Dijual Rp8,6 Juta, Dua Penadah Ditangkap Polres Batu

Sensus Ekonomi 2026 di Gresik Dikebut Lewat WhatsApp dan Gmail

Polres Malang Ungkap 19 Kasus Pencurian, Residivis 66 Tahun Ikut Dibekuk

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved