email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mencari Pemimpin dengan Gagasan Besar untuk Kepentingan Rakyat

by Sudasir Al Ayyubi
5 April 2023
Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA – Wakil Ketua MPR RI/ Waketum DPP PKB. (Foto: Istimewa)
[Opini]

Mencari Pemimpin dengan Gagasan Besar untuk Kepentingan Rakyat

Oleh: Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA – Wakil Ketua MPR RI/ Waketum DPP PKB

Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) kurang dari satu tahun. Pada 14 Februari 2024 nanti, masyarakat Indonesia akan memiliki hajatan besar pesta demokrasi lima tahunan. Jangan sampai pesta rakyat untuk memilih pemimpin ini waktunya berubah bukan lima tahunan, namun diperpanjang sehingga tidak sesuai dengan konstitusi kita.

Pemilu 2024 bukan hanya soal kontestasi elektoral. Jauh lebih penting dari itu adalah bagaimana Pemilu 2024 bisa melahirkan para pemimpin yang punya gagasan besar untuk mengatasi berbagai persoalan kesulitan rakyat. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, melambungnya berbagai kebutuhan pokok, akses pendidikan dan kesehatan yang belum bisa dinikmati secara menyeluruh, termasuk kesenjangan sosial yang terus melebar, serta berbagai persoalan lainnya.

Dari berbagai kajian dan survei sejumlah lembaga survei, Pemilu 2024 akan berlangsung di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang sulit pasca pandemi berkepanjangan Covid-19. Akibatnya, masyarakat mengalami penurunan pendapatan. Angka kemiskinan bertambah. Hasil survei terbaru yang dilakukan PolMark Indonesia, misalnya, sekitar 65% masyarakat Indonesia mengeluhkan soal kesulitan ekonomi. Hal ini harus disikapi serius oleh para calon pemimpin masa depan bangsa. Jangan sampai berbagai potensi pertumbuhan yang kita miliki tidak bisa terwujud jika kita salah memilih pemimpin.

Nah, disinilah pentingnya kita memiliki calon pemimpin bangsa yang punya gagasan besar untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengerti kesulitan masyarakat dan akan dibawa kemana arah bangsa ini kedepan. Berbagai lembaga survei selalu memunculkan tokoh-tokoh karena popularitas ataupun elektabilitas, namun masih minim yang mengangkat soal gagasan-gagasan besar para calon.

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan elite-elite partai politik (parpol) menjelang pemilu seperti sekarang, misalnya, topik-topik pembicaraan umumnya juga hanya soal kesepakatan koalisi yang berlandaskan pada kecukupan syarat presidential threshold (PT) 20% atau soal elektabilitas calon saja, namun minim bicara soal gagasan-gagasan besar yang dimiliki para calon untuk masa depan bangsa.

Padahal, pemilu seharusnya menjadi ajang terminal untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Pemilu bukan permainan para capres dan cawapres. Bukan pula permainan koalisi parpol. Tapi pemilu adalah pesta rakyat yang hasilnya harus bisa dinikmati oleh rakyat. Bukan pesta rakyat yang hasilnya untuk segelintir orang.

Sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bisa saya katakan bahwa ketua umum kami, Gus Muhaimin Iskandar adalah satu dari bakal calon presiden potensial yang muncul dengan modal gagasan. Gus Muhaimin muncul dari bawah, dari desa, tokoh pergerakan yang mengetahui betul kesulitan yang dialami rakyat, terutama mereka orang-orang desa.

Gus Muhaimin merupakan tokoh yang dihasilkan dari kawah candradimuka pengkaderan yang ikut bersama rakyat, berlatarbelakang aktivis yang lahir dari denyut nadi rakyat. Indonesia butuh pemimpin yang lahir dan tumbuh serta berfikir untuk rakyat. Dan Gus Muhaimin lahir dari kultur rakyat sehingga ketika Gus Muhaimin menyatakan siap maju sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang, bukan maju untuk kepentingan dirinya pribadi, namun maju untuk meneruskan apa yang menjadi amanat rakyat, amanat para aktivis, dan amanat para ulama.

Bagi Gus Muhaimin dan PKB, kekuasaan tidak ada artinya jika tidak bernilai ibadah dan tidak bisa dijadikan sebagai jalan untuk mengangkat kepentingan rakyat. Gus Muhaimin memiliki track record yang begitu panjang sebagai pemimpin. Mulai dari ketum PB PMII, wakil ketua DPR RI termuda, wakil ketua MPR, menteri, dan sukses menjadi ketua umum PKB denagn menaikkan perolehan kursi PKB terbesar sepanjang sejarah sejak partai ini lahir, yakni 58 kursi di Senayan.

BacaJuga :

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

Sebagai aktivis karirnya sampai puncak dan memiliki kader yang begitu banyak. Karena itu, kalau Gus Muhaimin tidak maju sebagai capres, hal itu justru meninggalkan tanggungjawab. Gus Muhaimin maju sebagai capres karena ini menjadi tanggungjawab sejarah yang harus ditulis Gus Muhaimin untuk kepentingan bangsa Indonesia kedepan.

Di antara gagasan besar yang ditawarkan Gus Muhaimin jika diberikan amanah sebagai pemimpin yaitu mengalokasikan anggaran untuk pembangunan desa Rp5 miliar per desa. Gus Muhaimin mengerti betul angka kemiskinan itu basisnya di desa. Jika ingin membangun bangsa harus dimulai dari desa, mengangkat perekonomian masyarakat desa. Gagasan itu bukan asal muncul karena berdasarkan hitungan fiskal kita sangat mencukupi.

Gagasan besar lainnya yang menjadi keputusan dalam Konsolidasi Nasional PKB se-Indonesia di Jakarta, 28-30 Oktober 2022 lalu, jika Gus Muhaimin sebagai Presiden yakni menyediakan listrik gratis untuk rakyat miskin, pupuk gratis untuk petani miskin, menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk sepeda motor dan angkutan umum, menaikkan dana pensiun untuk TNI/Polri, dan menyediakan pinjaman modal tanpa agunan dan bunga untuk pengusaha dan inovator milenial.

Mungkinkah semua itu bisa terwujud? Saya bisa katakan sangat mungkin. Ini hanya soal keberpihakan. Politik itu soal pemihakan. Dan, Gus Muhaimin berada di pihak orang-orang mustadafin, pihak rakyat, pihak orang-orang desa, orang-orang terpinggirkan karena basis pemilih PKB umumnya ada di pedesaan. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Jazilul Fawaid

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

142 Buruh Tani Tembakau Benjeng Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

TNI Kerahkan Satgas Khusus Tangani Karhutla di Riau

MI Al-Karimi Gresik Tutup Rangkaian Agustusan dengan Jalan Sehat

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

BERITA LAINNYA

142 Buruh Tani Tembakau Benjeng Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28

Eksekusi Lahan di Pakis Malang Tertunda, BPN Sebut Sudah Ditindaklanjuti

TNI Kerahkan Satgas Khusus Tangani Karhutla di Riau

MI Al-Karimi Gresik Tutup Rangkaian Agustusan dengan Jalan Sehat

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved