email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tugu Manyar, Simbol Kemerdekaan Indonesia yang Kini Dipindah

by Sudasir Al Ayyubi
11 Juli 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Bangunan tugu Manyar, yang saat ini dipindah untuk keperluan pelebaran jalan Manyar, bukanlah sembarang tugu. Di balik penampilannya yang menyerupai bambu runcing, terdapat sejarah dan filosofi yang menghubungkannya dengan semangat kemerdekaan Indonesia.

Tugu Manyar di Kabupaten Gresik. (Foto: Istimewa/Sudasir Al Ayyubi)

Pembangunan tugu tersebut, yang sekarang menghiasi bagian utara jalan Manyar, tidak lepas dari semangat juang kemerdekaan Indonesia pada masa itu. Ketika proses evakuasi tugu, tahun dan tanggal pembangunan tugu terungkap pada bagian dasar tugu tersebut. Terpampang dengan jelas, tanggal 17 Agustus 1960, sebuah tugu yang membangkitkan kenangan akan perjuangan dalam merebut kemerdekaan.

Warga setempat yakin bahwa pembangunan tugu Manyar ini tidak terlepas dari kontribusi tokoh agama terkemuka, KH Sahlan. Gus Ahmad Suhaili Idris, cucu dari KH Sahlan, mengungkapkan bahwa tugu ini memiliki filosofi yang menggambarkan semangat kemerdekaan. Para pendahulu tokoh desa Manyar Komplek telah membangun tugu ini dengan mengandalkan filosofi yang kuat.

Bagian ujung tugu yang berwarna putih menampilkan garis mengerucut sebanyak 17, melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. Di bagian bawah garis kotak warna biru tugu terdapat 8 garis, melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia. Dan pada bagian bawah tugu, ada garis-garis kotak berwarna hijau sebanyak 45, yang mengingatkan kita pada tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

“Melihat semua ini, saya yakin bahwa orang-orang Manyar pada masa lalu telah maju dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Oleh karena itu, bersama-sama dengan warga lainnya, kami tidak ingin tugu ini dihancurkan, melainkan dipindahkan dengan tetap mempertahankan integritasnya,” ungkap Gus Suhel, panggilan akrabnya, Selasa (11/7/2023).

Gus Suhel, yang juga merupakan pengajar di Ponpes Mambaus Sholihin, Suci, Manyar, Gresik, menyebutkan bahwa sejarah tugu ini tak lepas dari peran kakeknya, KH Sahlan. Saat pembangunan tugu, KH Sahlan menaruh botol berisi air untuk melindungi dan menjaga keamanan warga sekitar. Oleh karena itu, sebelum proses evakuasi dimulai, Gus Suhel dan para tokoh masyarakat setempat, termasuk Forkopimcam dan Ulama, melaksanakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan untuk memohon keselamatan bagi para pekerja yang terlibat dalam pemindahan tugu.

“Jadi, jangan salah paham. Doa bersama ini bukan hanya untuk keamanan fisik yang terlihat jelas, tetapi juga untuk memohon keselamatan dalam batin. Dengan doa ini, diharapkan tugu dapat diangkat dengan baik oleh para pekerja,” jelas Gus Suhel.

Selamatan di Tugu Manyar. (Foto: Istimewa/Sudasir Al Ayyubi)

Lebih lanjut, Gus Suhel, yang juga menjabat sebagai Ketua MWC NU Manyar, mengungkapkan bahwa ada dua versi cerita sejarah mengenai KH Sahlan yang menaruh botol di bagian dasar tugu saat pembangunannya. Versi pertama menyebutkan bahwa botol itu berisi air, sedangkan versi kedua menyebutkan bahwa botol itu berisi kertas.

“Entah versi mana yang benar, saya sendiri tidak tahu. Karena 9 tahun setelah pembangunan tugu, pada tahun 1969, KH Sahlan meninggal dunia. Yang jelas, botol tersebut merupakan simbol keselamatan atau, dalam istilah Jawa, ‘jimat’,” jelas pria kelahiran 1976 ini.

BacaJuga :

Bocil Dukun Gresik Dikenalkan Sosok Kartini Lewat Lomba Mewarnai

Pemkab Gresik Siapkan Obat dan Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia

Kini, berkat jasa-jasanya, nama KH Sahlan diabadikan sebagai nama jalan di wilayah Manyar Komplek. Nama jalan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat Manyar akan peran penting tokoh tersebut dalam mempertahankan dan merawat semangat kemerdekaan.

Dengan pemindahan tugu Manyar yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan memperhatikan aspek keamanan, diharapkan semangat kemerdekaan yang tertanam dalam tugu ini akan tetap terjaga dan menginspirasi generasi muda Manyar dan masyarakat Indonesia pada umumnya. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan ManyarMonumenTugu Manyar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bocil Dukun Gresik Dikenalkan Sosok Kartini Lewat Lomba Mewarnai

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Pemkab Gresik Siapkan Obat dan Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia

Seluruh SPPG di Kota Malang Disidak, Hanya 1 Berizin Lengkap

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Yayasan Kemala Bhayangkari Hijaukan Gresik dengan Tanam Pohon

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

BERITA LAINNYA

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved