email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Akan Sulap Limbah Dapur MBG Jadi Cuan, Dorong Ekonomi Sirkular di Malang

by Syaiful Arif
10 April 2026

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggagas inovasi pengolahan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bernilai ekonomi. Program ini akan mengubah limbah organik menjadi pakan ternak, sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan pengurangan sampah di Kota Malang.

UB gagas Limbah Dapur MBG jadi Cuan. (Credit: Javasatu.com)

Inisiatif tersebut digagas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kelompok peternak yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini kali pertama di Indonesia.

Pada tahap awal, program akan diuji coba di empat dapur MBG dengan melibatkan peternak lele serta kambing-domba di wilayah Singosari.

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim. (Credit: Javasatu.com)

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim, menjelaskan bahwa program ini lahir dari dua persoalan utama, yakni tingginya limbah dapur dan dorongan penerapan ekonomi sirkular.

“Limbah MBG itu bisa diputar jadi rupiah. Caranya diolah menjadi pakan ternak, lalu hasil ternaknya bisa kembali diserap dapur atau dijual ke pasar. Ini konsep win-win antara dapur dan peternak,” ujar Syahirul, Jumat (10/4/2026).

Ia menyebut, skema kerja sama akan diformalkan melalui kontrak antara dapur MBG dan BUMDes atau peternak. Limbah organik seperti nasi dan sisa sayur akan diolah menjadi pakan, baik dalam bentuk maggot, pelet, maupun pakan langsung, tergantung kebutuhan ternak.

“FISIP UB berperan sebagai fasilitator. Kami menjembatani kontrak, alur distribusi limbah, hingga penyaluran hasil ternak. Termasuk jika dibutuhkan alat pengolahan, akan kami upayakan,” jelasnya.

Terakhir Syahirul menekankan bahwa, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah. (Credit: Javasatu.com)

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah, menyambut baik inovasi tersebut. Ia mengungkapkan, dalam sehari, satu dapur MBG menghasilkan sekitar 5-10 kilogram limbah makanan. Dengan jumlah SPPG aktif di Kota Malang mencapai 74 unit dan ditargetkan bertambah hingga 84-87 unit, potensi limbah yang bisa diolah dinilai sangat besar.

Menurutnya, pengolahan limbah menjadi produk ekonomis merupakan solusi atas persoalan distribusi sampah organik.

“Kalau limbah bisa disalurkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tentu sangat baik. Selama ini limbah makanan memang menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan UB dan para peternak, dengan catatan adanya laporan dan evaluasi program.

“Kami mendukung selama hasilnya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Harapannya limbah SPPG bisa dimanfaatkan optimal dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” katanya.

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah. (Credit: Javasatu.com)

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah, menilai program ini dapat menjadi solusi konkret pengelolaan limbah dapur sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Jika limbah dapur bisa diolah menjadi pakan ternak, ini sangat membantu kami. Selain mengurangi beban sampah, juga memberi nilai tambah dari sisi ekonomi,” ujar Wisam.

Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir. (Credit: Javasatu.com)

Sementara itu, Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir, mengaku optimistis program ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan peternak.

BacaJuga :

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

“Program ini sangat menarik. Limbah sayur dan nasi bisa mengurangi biaya pakan yang selama ini bergantung pada pakan pabrikan. Kalau berjalan baik, ini sangat menguntungkan bagi kami,” katanya.

Ia berharap kerja sama antara akademisi, BGN, dan peternak dapat berjalan berkelanjutan.

“Harapannya limbah dari SPPG bisa terserap, peternak mendapat manfaat, dan omzet kami juga meningkat. Yang penting skemanya saling menguntungkan,” ujarnya. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kota MalangMakan Bergizi GratismbgSPPGub

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Yayasan Kemala Bhayangkari Hijaukan Gresik dengan Tanam Pohon

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

BERITA LAINNYA

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d