email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

A Superstar is Born: Putri Ariani dan Stevie Wonder

by Javasatu
12 Juni 2023
(Foto: Satupena/Istimewa)

A Superstar is Born: Putri Ariani dan Stevie Wonder

Oleh: Denny JA – Konsultan Politik, Founder LSI, Penggagas Puisi Esai, Sastrawan, dan Penulis Buku


Menonton kembali Putri Ariani, saya teringat Stevie Wonder.

Usia Putri Ariani 17 tahun, ketika di America’s Got Talent 2023, ia mendapatkan Golden Buzzer. Itulah hadiah yang dinanti oleh semua talenta di seluruh dunia. Momen ini menjadi viral, dibahas oleh berbagai penggemar musik banyak negara.

Saya teringat berita mengenai peristiwa di tahun 1961. Saat itu, musisi terkenal di zamannya, Ronnie White dari grup the Miracles, menonton seorang bocah berusia 11 tahun bernyanyi. Ia kemudian dikenal dengan nama Stevie Wonder.

Ini anak tuna netra, tak bisa melihat. Tapi ia begitu powerful menyanyi, bermain piano dan harmonika.

“Wow !,” seru Ronnie. “Anak kecil ini jenius musik, a child prodigy.”

Dalam sebuah interview pada tahun 2007, Ronnie White mengatakan. Ketika Ia pertama kali melihat Stevie Wonder bernyanyi, dia langsung berkata. Anak kecil ini akan menjadi superstar dunia.

White membantu Stevie Wonder masuk ke dalam industri musik. Ia membawa Stevie Wonder ke Motown Records untuk menandatangani kontrak rekaman.

Ronnie White dan the Miracles juga membantu memproduksi beberapa lagu Stevie Wonder.

Sisanya adalah sejarah. Kita pun tahu, di usia 13 tahun album yang dinyanyikan Stevie Wonder, Fingertips, menjadi no 1 di Billboard 100.

Hingga hari ini, tak ada penyanyi yang bisa memecahkan rekor Stevie Wonder, sebagai penyanyi termuda, yang albumnya masuk ke rangking No. 1 Billboard.

Di tahun 2023, di usia 73 tahun, Stevie Wonder menerima total 25 Grammy Awards. Untuk ukuran penyanyi solo, inilah rekor Grammy Awards terbanyak.

Namun Stevie Wonder tak puas hanya menyanyi. Ia pun aktif dalam gerakan hak asasi manusia.

Hari kelahiran Marthin Luther King ikut diperjuangkannya di tahun 1980. Ia ingin hari kelahiran Martin Luther King menjadi hari libur nasional Amerika Serikat.

Atas jasanya untuk dunia sosial, Stevie Wonder pun mendapatkan penghargaan. Pada tahun 2009, ia dinobatkan sebagai Utusan Perdamaian PBB. Di tahun 2014, ia dianugerahi Presidential Medal of Freedom.

Akankah Putri Ariani tumbuh seperti Stevie Wonder? Putri menjadi selebriti dunia, lalu juga bergerak untuk isu hak asasi manusia?

Minggu malam itu, setelah viral berita Putri Ariani di acara America’s Got Talent, berjam- jam saya habiskan waktu menonton Youtube. Semua soal Putri Ariani. All about Putri Ariani.

Saya menonton video ketika ia berusia 8 tahun menyanyi lagu Beyonce: Listen, di Indonesia Got Talent. Saya melippihat juga kedalamannya ketika mengaji ayat AL-Quran. Juga ia menyanyi lagu The Queen: Bohemian Rhapsody.

Sama seperti Steve Wonder, Putri juga mengalami kebutaan sejak usia dini. Ia juga menyanyi dan menulis lagu. Ia juga memainkan instrumental: Piano dan Suling.

Berulang- ulang saya dengar lagu ciptaan Putri Ariani yang ia nyanyikan sendiri: Loneliness.

“You break my heart,
You break my hope
Make me so down in a loneliness.

You left me
when I deep thought you are my best scene,
being my prince,
but I am wrong.

Baby, you change a pink into the blue”

Ada yang istimewa di banyak video itu. Seringkali penonton atau pewawancaranya menetes air mata. Sesuatu yang sangat dalam, menyentuh, mengalir dari suara Putri Ariani.

Sempat pula saya menonton kecepatannya membuat lagu. Ia diuji. Putri diceritakan satu narasi kisah personal. Kisah itu ia langsung terjemahkan menjadi lagu yang enak didengar, dengan lirik yang juga kuat.

Putri diuji berkali- kali dengan narasi yang berbeda. Berkali- kali pula ia ciptakan lagu dari narasi itu, secara cepat sekali.

“Wow,” ujar saya mengulangi Ronnie White ketika melihat bocah Stevie Wonder. “Ini jenius musisi.”

Dunia gempar di America’s Got Talent. Superstar is born. Superstar dari Indonesia.

Masalahnya, melahirkan superstar itu tak hanya soal bakat. Tapi itu juga soal ekosistem industri musik.

Sehebat apapun bakat seorang musisi, jika ia tak hidup dalam ekosistem industri musik dunia, ia paling jauh hanya berhenti di tingkat nasional negaranya saja.

Putri Ariani jika memilih ingin menjadi superstar dunia, ia harus hidup lebih sering di Amerika Serikat atau Eropa. Di negeri itu, ekosistem industri musik dari hulu ke hilir sudah sangat kuat.

Putri harus lebih intens muncul di aneka pentas panggung dan TV di dunia barat. Ia harus masuk komunitas musik di sana.

BacaJuga :

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

OPINI: Pelayanan Publik Unggul Berawal dari Integrasi Tata Kelola dan Digitalisasi

Jika ini terjadi, Putri Ariani harus lebih sering tinggal di Amerika Serikat atau Eropa.

Kita pun harus mengikhlaskannya pergi tinggal di negeri Paman Sam, misalnya. Kita mungkin hanya bisa melihatnya menjadi selebriti dunia dari jauh saja.


Catatan:
1. Bakat Steve Wonder ditemukan ketika ia berusia 11 tahun. Dan di usia 13 tahun, Albumnya no 1 Billboard 100.
https://www.billboard.com/music/music-news/29-black-music-milestone-stevie-wonder-is-discovered-472999/amp/

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Koordinator Satupena Jawa Timur, Akaha Taufan Aminudin
Tags: Denny JASatupenaSatupena Jatim

Comments 1

  1. akahataufanaminudin says:
    3 tahun ago

    Selamat Succesful Sedulur SatuPena SatuHati SatuJiwa SatuRasa KOMPAK KEBERSAMAAN sepanjang masa Succesful Sedulur

    Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Kolonel Achmad Fikri Jadi Prajurit TNI Pertama Lulus Lemhannas Yordania, Predikat Excellent

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Dipadati Peziarah

Van Den Berg Menjadi Benteng Tangguh Pertahanan Brentford

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

Ribuan Perantau Gunungkidul Padati Grebeg Suro IKG di Tangerang

Prev Next

POPULER HARI INI

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

BERITA LAINNYA

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Kolonel Achmad Fikri Jadi Prajurit TNI Pertama Lulus Lemhannas Yordania, Predikat Excellent

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Dipadati Peziarah

Van Den Berg Menjadi Benteng Tangguh Pertahanan Brentford

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

Langkah Humanis Polri Kawal Aksi Mahasiswa, Jaga Demokrasi Tetap Berkeadaban

Ribuan Perantau Gunungkidul Padati Grebeg Suro IKG di Tangerang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Grebeg Suro IKG 2026 Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa di Perantauan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved