email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dua Tempat Wisata Religi di Gresik Sepi Peziarah

by Sudasir Al Ayyubi
18 Mei 2021

Javasatu,Gresik- Dua tempat wisata religi di Kabupaten Gresik yaitu makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri pada lebaran tahun 2021 tidak ada peziarah dari luar kota.

Kondisi pintu masuk makam Sunan Giri. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Pembina yayasan Sunan Giri Gresik, Jawahir mengatakan, untuk saat ini tidak ada peziarah di lebaran tahun 2021 dan bahkan pada malam 25 puasa juga tak ada peziarah alias sepi di makam Sunan Giri.

“Biasanya pada malam 25 puasa banyak peziarah berkunjung ke makam Sunan Giri. Namun untuk malam 25 puasa dan lebaran tahun 2021 kemarin tidak ada pengunjung dari luar kota” kata Jawahir, Selasa (18/5/2021).

Menurut dia, untuk saat ini ada penyekatan wilayah larangan mudik. Kemungkinan hal tersebut yang menjadi peziarah takut untuk berziarah ke makam Sunan Giri.

Selain itu juga, lanjut Jawahir, ada kekhawatiran atau was – was bagi peziarah untuk datang ke makam. Dan sekarang masih dalam masa pandemi Covid-19 dan orang masih takut untuk berziarah ke makam.

“Masih banyak para peziarah yang ingin berziarah ke makam tapi masih ada penyekatan antar wilayah. Dan untuk yang berziarah ke makan cuma orang lokal Gresik saja tapi tetap sepi tidak seperti sebelum ada pandemi Covid-19” jelas dia.

Ia berharap, untuk tahun 2021, semoga pandemi Covid-19 cepat selesai dan bisa beraktifitas kembali seperti biasanya.

Kondisi makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Hal senada juga disampaikan staf yayasan makam Maulana Malik Ibrahim, Abdul Wahab, untuk libur lebaran tahun 2021 ini pengunjung atau peziarah masih sepi dan tidak seperti tahun sebelum ada pandemi Covid-19.

“Iya sepi untuk peziarah dan itu sudah mulai bulan puasa sampai saat ini tidak ada 10 persen dari tahun sebelum ada pandemi Covid-19 yang ada di Kabupaten Gresik” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Sementara itu, kepada Javasatu.com, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan sepinya peziarah lantaran adanya penyekatan.

“Meskipun tempat wisata religi dan wisata umum buka harus tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan” ungkap Sinaga, Selasa (18/5/2021).

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Sinaga berharap, semoga covid 19 cepat berakhir dan masyarakat Gresik bisa beraktivitas seperti biasa.

“Serta anak-anak bisa masuk sekolah kembali, ekonomi bisa bangkit kembali, amin” tutup Sinaga. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Agustin Halomoan SinagaDisparbud GresikIdul Fitri 1442 HijriahLarangan MudikLebaranMakam Sunan GiriMakam Syekh Maulana Malik IbrahimMudikPenyekatanWisata

Comments 1

  1. Ping-balik: PPKM Darurat, Sejumlah Wisata Religi di Jatim Tutup Sementara, 3-20 Juli 2021 - Javasatu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved