email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 11 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Batik Tulis ‘Lintang’ Malang Tetap Kreatif di Tengah PPKM Darurat

by Agung Baskoro
24 Juli 2021

JAVASATU-MALANG- Terhitung hampir dua tahun pandemi COVID-19 melanda Indonesia, dampaknya, tidak sedikit pelaku usaha berjuang harus tetap eksis, dan tidak sedikit pula pelaku usaha harus rela menutup usahanya karena rugi. Salah satunya pelaku usaha Batik Tulis Lintang yang berada di Karangploso Kabupaten Malang.

Ita Fitriyah, Owner Batik Tulis Lintang. (Foto: Istimewa)

D. Indra, Direktur Pemasaran Batik Tulis Lintang mengaku, di tengah pandemi COVID-19 masa PPKM Darurat ini, batik tulis yang mengandalkan padat karya dengan karakteristik peminat yang tidak banyak, sangat terasa dampaknya.

“Musim normal saja pembatik tulis harus ekstra dalam memasarkannya, itupun masih belum maksimal dalam penjualan, sekarang PPKM darurat dengan berbagai pembatasan membuat minat beli turun” kata D. Indra, Sabtu (24/7/2021).

Indra menjelaskan, batik tulis Lintang memiliki pembatik binaan sebanyak 10 orang, kondisinya saat ini harus rela untuk mengurangi produksi karena minat beli turun, diperparah beberapa pembatik juga harus Isolasi Mandiri (Isoman) lantaran ada keluarganya ataupun pembatiknya terkonfirmasi positif COVID-19.

“Biasanya mampu produksi sekitar 70 lembar kain sebulan, dengan kondisi seperti ini hanya 10 lembar” tambah Ita Fitriyah, Owner Batik Tulis Lintang.

Penyebaran COVID-19 juga dirasakan Indra yang baru pulang dari isoman selama 14 hari ini mengaku, disela masa istirahat dan pemulihan kesehatan, ia bersama Owner Ita yang juga istrinya mampu membuat 3 desain baru yang sangat eksklusif. Menurutnya, sangking eksklusifnya dari ketiga desain tersebut satu desain tidak akan diproduksi lagi selamanya.,

“Ada tiga desain yang sudah jadi selama PPKM darurat ini, Kawung Garudeya, Garudeya Sidomukti dan COVID-19. Motif COVID inilah yang tidak akan kami produksi lagi meskipun ada yang pesan” jelas Ita yang juga tercatat sebagai alumni mahasiswa Teknik Tekstil ITN Malang.

Kenapa tidak mau membuat lagi? wanita yang juga Humas Paguyuban Pembatik Kabupaten Malang ‘Hasta Padma’ ini beralasan COVID-19 adalah penyakit/wabah/pandemi tidak layak diabadikan sebagai bagian karya adiluhur budaya bangsa.

BacaJuga :

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

“Saya membuat ini karena momentum kesedihan banyak kolega, teman bahkan suami saya terkonfirmasi positif COVID-19, ada yang sehat kembali bahkan ada yang meninggal, jadi cukup satu ini saja meski ada yang pesan tidak akan saya buatkan,”ujar perempuan yang dikenal sebagai asesor pembatik Nasional.

Ita pun berniat melelang batik motif Coronanya dan hasil keuntungannya 50% bakal disumbangkan kepada yatim piatu dan warga sekitar galeri batik Lintang yang sedang isoman dan terdampak pandemi.

“Selama PPKM darurat berlangsung nyaris tak ada batik yang laku, ada tiga batik yang laku dibeli oleh Menteri Pertanian yang diwakili Kepala Badan Ketahanan Pangan, itupun dalam acara Agrotecnovision yang diadakan oleh BPTP Jawa Timur diawal PPKM pada 23, 24 Juni 2021 lalu” terang pemilik batik yang berdiri pada tahun 2014 lalu.

“Motif yang dibeli, motif Parang Arjuno Tlogosari, Liris Tlogosari dan Sidomukti Tlogosari, kesemuanya adalah motif asli dari batik tulis Lintang” tambah Ita.

Baca Juga:
  • XL Axiata Terus Perluas Jangkauan Layanan VoLTE , Hadir di 224 Kota/Kabupaten – Kliktimes.com

Ia menegaskan, batik tulis Lintang dengan motif Tlogosari sudah dihibahkan kepada Pemerintahan Desa Ngijo.

“Agar dijadikan motif khas Desa Ngijo. hal ini didasari adanya telaga dan banyak ditumbuhi pohon telagasari yang kini lokasinya dikawasan Shanaya Resort” pungkas Ita. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Batik Tulis LintangBisnis EkonomiBiz NewsekonomiPelaku UsahaUMKM

Comments 4

  1. Ping-balik: Serial Animasi "Adventure Time" Tayang di HBO Max, Tunggu Tanggal Mainnya - KlikTimes
  2. Ping-balik: Pemkab Malang Sesuaikan Harga Test Swab Antigen - KlikTimes
  3. Ping-balik: Pemkab Malang Sesuaikan Harga Test Rapid Antigen - KlikTimes
  4. Ping-balik: Saskara Luncurkan Mukena Seri Pertama Nusantara Purak Barik - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

Prev Next

POPULER HARI INI

Bukan Sekadar Layani BBM, Operator SPBU Malang Raya Ditempa soal Karakter

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved