email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Penyakit Gondongan Mewabah di Kabupaten Malang, Jadi Momok Pelajar

by Agung Baskoro
23 Oktober 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Fenomena penyakit gondongan kini menjadi kekhawatiran di Kabupaten Malang, tidak hanya menyerang para pelajar, tetapi juga meluas ke semua lapisan masyarakat. Virus Paramyxovirus, penyebab gondongan, dilaporkan menyebar hampir di seluruh wilayah.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Pudji Hadi Prasetyo SE. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Pudji Hadi Prasetyo SE, menjelaskan bahwa penyebaran gondongan ini semakin parah di masa pancaroba atau perubahan iklim, yang mempengaruhi daya tahan tubuh masyarakat.

“Penyakit ini sangat mudah menular melalui udara, terutama lewat batuk atau bersin,” ujar Pudji, Rabu (23/10/2024).

Hingga September 2024, tercatat ada 2.001 kasus yang tersebar di 39 Puskesmas, dengan rentang usia penderita mayoritas antara 5 hingga 9 tahun sebanyak 994 kasus, dan 499 kasus pada anak usia 10 hingga 14 tahun.

Gondongan disebabkan oleh virus yang menular lewat percikan air liur, seperti saat batuk, bersin, atau meludah. Untuk mencegah penyebaran, Pudji menghimbau agar anak-anak, terutama di sekolah, menggunakan masker.

Meski gondongan tidak mematikan dan relatif mudah diobati, penyakit ini menyebabkan demam dan pembengkakan pada kelenjar parotis, kelenjar ludah terbesar yang terletak di bawah telinga.

“Proses penularannya mirip dengan flu, yakni melalui droplet,” tambah Pudji.

Dinkes Kabupaten Malang telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk sosialisasi di sekolah-sekolah, surveilans aktif melalui jejaring Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta menghimbau penggunaan masker.

Selain itu, pihak sekolah juga diminta meliburkan siswa atau tenaga pendidik yang terjangkit gondongan minimal selama 7 hari sejak munculnya gejala.

Tercatat, penderita gondongan terbesar adalah anak-anak usia 1-14 tahun, namun penyakit ini juga menyerang kelompok usia dewasa, termasuk 208 kasus pada usia 20-44 tahun.

BacaJuga :

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

Langkah pencegahan lainnya adalah rutin mencuci tangan dengan sabun, tidak berbagi peralatan makan atau mandi, dan menjaga jarak dengan orang yang terinfeksi.

Dinkes terus berupaya menekan penyebaran gondongan dengan meningkatkan edukasi kesehatan dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit menular ini. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinkes Kabupaten MalangGondongan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Tangkap DC Pinjol, Uang Korban Dikembalikan

GRIB JAYA Dorong Tes Narkoba Massal Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malang

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Sidak Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Komisi III Temukan Jarak Rangka Atap Berbeda

Satpol PP Kota Malang Sosialisasi Ciri Rokok Ilegal ke Pedagang Pasar

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Tangkap DC Pinjol, Uang Korban Dikembalikan

GRIB JAYA Dorong Tes Narkoba Massal Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malang

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Sidak Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Komisi III Temukan Jarak Rangka Atap Berbeda

Satpol PP Kota Malang Sosialisasi Ciri Rokok Ilegal ke Pedagang Pasar

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved