email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 13 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Bidik Santri Berprestasi di Dunia Esports

by Syaiful Arif
22 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, mulai membuka ruang lebih luas bagi santri untuk mengembangkan potensi di dunia esports. Tak sekadar hiburan, esports diarahkan menjadi bagian dari keterampilan digital yang bisa membawa santri meraih prestasi.

Prof. KH. M. Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh (Foto: Javasatu.com)

Komitmen tersebut terlihat dalam gelaran Garena Youth Championship Flash Peak 2026 di Ponpes Bahrul Maghfiroh, Sabtu (22/8/2026). Kompetisi ini mempertemukan pelajar SMP, SMA, dan SMK dari Malang Raya serta sejumlah daerah seperti Probolinggo, Lumajang dan Pasuruan.

Pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, Prof. KH M. Bisri, mengatakan pesantren ingin membekali santri dengan kemampuan yang sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk keterampilan di bidang digital dan esports.

“Harapannya anak-anak ini, terutama anak-anak pondok, melek digital. Tahu AI, tahu di dalam digital ada kegiatan esports. Sehingga anak-anak ini menjadi salah satu hiburan, kalau perlu juga prestasi. Akidahnya kuat, ibadahnya kuat, tapi dia punya keterampilan atau skill tentang digital yaitu esports,” kata Prof. Bisri.

Menurut Prof Bisri, pesantren tidak ingin santri hanya menjadi pengguna teknologi. Santri juga perlu memahami dan mengembangkan potensi di dalam ekosistem digital agar memiliki bekal ketika terjun ke masyarakat.

“Jangan sampai anak-anak tidak dikenalkan. Begitu keluar, anak-anak nanti kena godaan tentang dunia medsos. Makanya hari ini dikenalkan dengan cara real, konkret, tidak hanya di lab tetapi ada lomba esports,” ujarnya.

Bahrul Maghfiroh sendiri telah memiliki laboratorium digital dan AI. Esports menjadi salah satu aktivitas yang dikenalkan sebagai bagian dari pengembangan keterampilan santri di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Kompetisi Garena Youth Championship Flash Peak 2026 diikuti sekitar 400 peserta yang terbagi dalam puluhan tim. Peserta tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga sejumlah daerah di Jawa Timur.

Dari sisi pembinaan olahraga, kegiatan tersebut mendapat perhatian KONI Kota Malang. Pengurus KONI Kota Malang Bidang Perencanaan Anggaran, Ir. H. Bambang Suharyadi, menyebut ajang seperti ini bisa menjadi tempat untuk menemukan bibit atlet esports yang berpotensi masuk pembinaan menuju Porprov Jawa Timur 2027.

“KONI saat ini menyiapkan atlet untuk Porprov ke-10 tahun 2027. Ini menjadi kesempatan untuk seleksi atlet-atlet yang disiapkan menuju Porprov 2027, khususnya cabang olahraga esports karena esports termasuk yang dipertandingkan,” kata Bambang.

BacaJuga :

Dua Brand Raffi Ahmad Jadi Sponsor RANS Nusantara FC di Championship 2026/2027

FAJI Kota Batu Borong Gelar di Kejurprov Arung Jeram Jatim

Bambang menyebut berdasarkan data KONI, terdapat sekitar 70 atlet esports di Kota Malang. Namun, sebagian di antaranya belum banyak tampil dalam kompetisi.

“Dengan adanya kegiatan ini, harapannya bisa menampung seluruh atlet yang ada di Malang. Nanti kita poles untuk bisa menaikkan grade ke atlet nasional,” ujarnya.

Prestasi esports Kota Malang juga menjadi modal pembinaan. Pada 2025, atlet esports Kota Malang berhasil meraih juara pertama pada nomor pertandingan tertentu.

KONI kini menyiapkan proses pemantauan dan pembinaan atlet untuk menghadapi Porprov 2027. Peserta yang menunjukkan kemampuan sesuai standar nasional berpeluang masuk dalam proyeksi pembinaan.

“Kalau memang grade-nya sudah sesuai dengan standar nasional, kita akan tarik karena itu menjadi momentum untuk mendulang emas ke depan,” tegas Bambang.

Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Wahju Oriendriani, S.Pd, membuka kompetisi. (Foto: Javasatu.com)

Sementara itu, Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Wahju Oriendriani, menilai penyelenggaraan esports di lingkungan pesantren menunjukkan lembaga pendidikan Islam mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Melaksanakan kejuaraan esports di lingkungan pesantren adalah bukti nyata bahwa pesantren hari ini sangat adaptif, modern dan tanggap terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keagamaannya,” kata Wahju.

Ia mengingatkan para peserta agar menjadikan esports sebagai sarana mengembangkan kemampuan tanpa mengabaikan pendidikan, ibadah dan kewajiban sebagai pelajar.

“Junjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah adalah hal biasa. Jaga keseimbangan, karena esports mengajarkan manajemen waktu. Jangan sampai kegemaran bermain mengabaikan kewajiban sebagai pelajar dan santri,” ujarnya, saat membuka kompetisi ini. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: EsportKota MalangOlahragaPesantrenPonpes Bahrul Maghfirohsantri

Comments 1

  1. mokoGse says:
    3 minggu ago

    Assalamualaikum,
    menurut saya, pondok pesantren lebih cocok jika mengadakan kegiatan lomba seperti MTQ, tartil dsb, sebab sebagai orang tua kita menitipkan anak dipondok bukan untuk mengikuti perkembangan digital dll, hal tersebut bisa dengan mudah didapat diluar pondok,
    apalagi setahu saya dipondok Bahrul Maghfiroh TIDAK DIPERBOLEHKAN MENGGUNAKAN HP, dan HP SANGAT DILARANG, WALAU SAAT KUNJUNGAN SANTRI DILARANG MENGGUNAKAN HP,
    bagaimana bisa mengharapkan akan menjadi atlet Esport dan lain2 jika peraturan di pondok tidak sama dengan harapan.
    MALAH SARAN SAYA, ANAK2 KELAS 12 lah yang patut di perbolehkan menggunakan HP dikarenakan tuntutan pendaftaran perguruan tinggi dan informasi lain yang memang benar benar dibutuhkan untuk mencari PT untuk masa depan mereka.
    Maaf kalau pendapat saya kurang berkenan untuk para pengurus, terutama ponpes BM
    wassalamualaikum

    Memuat...
    Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Artis SCTV Kepincut Wisata dan Kuliner Majalengka Saat Karnaval

JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Bangun Ekosistem Umrah

Void Vision #2 di Malang Hidupkan Tradisi Lesung Lewat Teknologi

Hari Keempat Belum Ada Kabar, PWI Jatim Doakan Lima Jurnalis di Anak Krakatau

Cegah Karhutla, Polisi dan Warga Patroli Kesadaran di Hutan Panceng

Lanud Sjamsudin Noor Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Polres Batu Tangkap Perempuan Asal Lumajang, Diduga Pencuri Rumah Kosong

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Kapolres Gresik: Jadilah Polisi bagi Diri Sendiri

Muslimat NU Dukun Donasikan Rp80 Juta untuk Pembelian Tanah MWCNU

Prev Next

POPULER HARI INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

Artis SCTV Kepincut Wisata dan Kuliner Majalengka Saat Karnaval

JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Bangun Ekosistem Umrah

Void Vision #2 di Malang Hidupkan Tradisi Lesung Lewat Teknologi

Hari Keempat Belum Ada Kabar, PWI Jatim Doakan Lima Jurnalis di Anak Krakatau

Cegah Karhutla, Polisi dan Warga Patroli Kesadaran di Hutan Panceng

Lanud Sjamsudin Noor Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Polres Batu Tangkap Perempuan Asal Lumajang, Diduga Pencuri Rumah Kosong

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Kapolres Gresik: Jadilah Polisi bagi Diri Sendiri

Muslimat NU Dukun Donasikan Rp80 Juta untuk Pembelian Tanah MWCNU

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d