email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bakorwil Malang Integrasikan Ketahanan Pangan dan Maritim di Selatan Jatim

by Wahyu Eko Setiawan
20 Juni 2026

JAVASATU.COM- Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang menggagas program integrasi ketahanan pangan dan ketahanan maritim di kawasan selatan Jawa Timur yang membentang dari Pacitan hingga Banyuwangi. Program kolaboratif tersebut ditujukan untuk memperkuat produksi pangan sekaligus mengoptimalkan potensi pesisir dan kelautan guna mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, S.Hut., M.Hut. (Foto: Dok. Javasatu.com)

“Kami mencoba mengambil inisiatif orkestrasi untuk menggerakkan program kerja kolaborasi Ketahanan Pangan Selatan-Selatan Jawa Timur,” kata Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, S.Hut., M.Hut., Sabtu (20/6/2026).

Asep mengatakan selama ini ketahanan pangan lebih banyak dikaitkan dengan sektor pertanian darat seperti padi, jagung, sawah dan perkebunan. Padahal, wilayah pesisir dan lautan juga memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui perikanan, rumput laut dan berbagai sumber daya hayati lainnya.

“Ketika membahas ketahanan pangan, kita tidak hanya berbicara soal padi dan jagung, tetapi juga potensi pesisir dan lautan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, konsep yang diusung tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat ketahanan maritim dan menumbuhkan semangat cinta tanah air melalui pemanfaatan sumber daya pesisir dan laut secara berkelanjutan.

“Program ketahanan pangan bisa berjalan beriringan dengan ketahanan maritim. Keduanya saling memperkuat dan saling menghidupi dalam satu ekosistem yang holistik,” katanya.

Ia menjelaskan kawasan Selatan-Selatan Jawa Timur memiliki potensi besar dengan dukungan sumber daya alam, budaya, serta infrastruktur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Potensi tersebut tersebar dalam berbagai klaster ekonomi, mulai ekonomi biru, ekonomi hijau, ekonomi kreatif hingga ekonomi budaya.

“Potensi dan kulturalnya sudah berakar kuat, daya dukung infrastruktur sudah tersedia dan letak geostrategisnya sangat mendukung ketahanan maritim,” jelas Asep.

Bakorwil III Malang, lanjut Asep, telah menyampaikan inisiatif tersebut kepada Gubernur Jawa Timur. Program ini akan dijalankan melalui kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

“Petunjuk Gubernur Jawa Timur sangat jelas, yakni mengutamakan kerja-kerja kolaboratif, sinergis dan gotong royong dengan berbagai pihak,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Bakorwil III Malang menargetkan tiga capaian utama. Pertama, meningkatkan produktivitas pangan nabati dan hewani berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir.

Kedua, membangun pusat riset dan inovasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta perguruan tinggi di Jawa Timur.

Ketiga, membentuk pusat ekonomi baru di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan dari Pacitan hingga Banyuwangi.

“Kami menargetkan peningkatan produktivitas pangan, pembangunan pusat riset dan inovasi, serta terbentuknya pusat ekonomi baru di kawasan selatan Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Asep, pengembangan ekonomi kawasan akan dibagi ke dalam sejumlah klaster. Kawasan Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung diarahkan sebagai pusat ekonomi biru.

BacaJuga :

Gresik Perkuat Link and Match Vokasi-Industri

Bakorwil Malang Pacu Selatan Jatim Jadi Motor Ekonomi Baru

Sedangkan Malang, Blitar dan Lumajang menjadi pusat ekonomi kreatif.

Sementara Lumajang dan Jember diproyeksikan sebagai pusat ekonomi hijau serta Jember dan Lumajang dikembangkan sebagai pusat ekonomi gastronomi budaya.

“Seluruh sektor mulai pariwisata, industri, perdagangan, pendidikan hingga investasi dapat bergerak bersama dalam harmoni kolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Asep menambahkan, program tersebut akan melibatkan Bakorwil II Madiun, Bakorwil V Jember, BRIN, sejumlah organisasi perangkat daerah, perguruan tinggi, BUMD, HIMBARA, hingga kelompok masyarakat seperti kelompok tani, kelompok sadar wisata, dan karang taruna.

“Semua pihak memiliki peran, mulai pemerintah, akademisi, swasta, hingga kelompok masyarakat. Tujuan akhirnya adalah membangun kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur seluas-luasnya,” ujarnya.

Ia berharap kawasan Selatan-Selatan Jawa Timur dapat menjadi motor pertumbuhan baru sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai barometer nasional dalam membangun ekosistem ketahanan pangan dan ketahanan maritim yang terintegrasi.

“Ketika Selatan-Selatan Jawa Timur bergerak maju, maka Jawa Timur dapat menjadi barometer nasional dalam membangun ekosistem ketahanan pangan dan ketahanan maritim yang solid dan terintegrasi,” pungkasnya. (wes/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bakorwil MalangJawa TimurPemerintahpemerintahanPemprov Jatim

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bakorwil Malang Integrasikan Ketahanan Pangan dan Maritim di Selatan Jatim

Pelebaran Jalan Sumbersuko Tajinan Bantu Perputaran Ekonomi Warga

Kuasai 64,5 Persen UMKM, Perempuan Jadi Penopang Utama Ekonomi Kerakyatan

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Curi Motor Jemaah Masjid di Jabung Malang, Pelaku Babak Belur

Parkerif UIBU Tempa Mahasiswa Berjiwa Wirausaha di Gamplong Sleman

Banser Dukun Bersihkan Lahan, RS MWCNU Diharap Segera Berdiri

Gresik Perkuat Link and Match Vokasi-Industri

Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI 2026-2031

Fahem ‘Aku dan Dirimu’, Lagu Tentang Cinta yang Tumbuh dari Perbedaan

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Ngaku Setor Rp40 Juta ke Juru Ukur BPN, Pemilik Lahan di Pandanwangi Malang Ancam Lapor Polisi

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

BERITA LAINNYA

Bakorwil Malang Integrasikan Ketahanan Pangan dan Maritim di Selatan Jatim

Pelebaran Jalan Sumbersuko Tajinan Bantu Perputaran Ekonomi Warga

Kuasai 64,5 Persen UMKM, Perempuan Jadi Penopang Utama Ekonomi Kerakyatan

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Curi Motor Jemaah Masjid di Jabung Malang, Pelaku Babak Belur

Parkerif UIBU Tempa Mahasiswa Berjiwa Wirausaha di Gamplong Sleman

Banser Dukun Bersihkan Lahan, RS MWCNU Diharap Segera Berdiri

Gresik Perkuat Link and Match Vokasi-Industri

Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI 2026-2031

Fahem ‘Aku dan Dirimu’, Lagu Tentang Cinta yang Tumbuh dari Perbedaan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved