email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 26 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rumaiyah Asal Malang Bangkit dari Kemiskinan Ekstrem dengan Usaha Ternak Ayam melalui PENA

by Syaiful Arif
24 Januari 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Pasangan Rumaiyah (40) dan Kusiyadi (43), warga asal Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang bangkit dari kemiskinan ekstrem dengan usaha ternak ayam hasil bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).

(Foto: Kemensos.go.id)

Pada Jumat (20/1/2023), Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Bupati Malang HM Sanusi dan anggota DPRI RI Andreas Eddy Susetyo mengunjungi rumah mereka.

Dilansir dari laman Kemensos.go.id, Rumaiyah dan Kusiyadi adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) miskin ekstrem yang memperoleh program Rumah Sejahtera Terpadu dan PENA.

Usaha ternak jowo super (joper) didapat Rumaiyah dari program PENA, pemodalan usaha bagi KPM untuk meningkatkan pendapatan. Dari PENA, Rumaiyah mendapatkan modal yang dibelikan ayam joper sebanyak 500 ekor, pakan, vaksin dan vitamin, kandang ayam beserta alat lainnya.

“Senang, gak nyangka, puas,” ucap Rumaiyah dikutip dari laman Kemensos.go.id.

Ayam joper milik Rumaiyah dipanen minimal 2 sampai 3 bulan. Dengan modal Rp6.000/ekor, ayam dapat dijual kembali dengan dengan harga Rp35.000/ekor. Untuk 500 ekor ayam, diperlukan pakan sebanyak 4 karung seharga Rp450.000/karung. Sehingga modal yang diperlukan untuk dua bulan adalah Rp1,8 juta. Dari modal tersebut, diproyeksikan Rumaiyah bisa mendapatkan omzet sebesar Rp7,8 juta per bulan.

“Rp6.000 jadi Rp35.000 itu kan hampir 5 kali lipat lebih ya, tapi dikurangi ongkos-ongkos. Seng penting ojo akeh sing mati nggeh bu (yang penting jangan banyak yang mati ya bu),” kata Menkeu Sri Mulyani menghitung perkiraan pendapatan ternak ayam milik Rumaiyah.

Sementara itu, terlihat rumah berdinding anyaman bambu, gentengnya sudah usang, dan lantai beralaskan tanah. Jika hujan datang, bocor pun tak bisa dicegah. Rumaiyah mengaku, kadang lantai bisa becek jika sedang hujan besar. Belum lagi angin, keluarga itu akan dilanda rasa khawatir rumah akan roboh.

“Sekarang sudah jadi bagus kayak gini, mangrong-mangrong (besar dan mewah),” imbuh Menkeu melihat kondisi Rumaiyah saat ini.

Kondisi itu sangat kontras dengan rumah Rumaiyah saat ini. Rumah yang ia sebut gubuk itu kini disulap menjadi rumah permanen bergaya minimalis modern.

“Ini kita bangun dengan dana Rp126 juta. Kerja sama dengan BI itu, karena ini untuk miskin ekstrem. Rumahnya itu udah mau roboh,” jelas Mensos Risma, dalam siaran persnya.

BacaJuga :

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

Rumah baru Rumaiyah berukuran 36 meter persegi. Terdapat dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan MCK yang dilengkapi dengan shower untuk mandi. Rumahnya pun sudah dialiri listrik sendiri, dulunya ia menumpang listrik di tetangga. Sekarang kekhawatiran rumah akan roboh pun sirna, anak-anak nya juga bisa belajar dengan gembira.

Target 0% Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024

Dilansir dari Kemensos.go.id, dua program yang diberikan Rumaiyah adalah beberapa dari program penanganan kemiskinan ekstrem terpadu yang diluncurkan Kementerian Sosial untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi demi tercapainya 0% Kemiskinan Ekstrem di tahun 2024.

Kemensos berkomitmen memperbanyak program yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat miskin sehingga dapat mandiri dan terlepas dari ketergantungan akan bantuan sosial.

Rumaiyah sebelumnya adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2016. Pada tahun 2022, Mensos mencanangkan program PENA yang berutujuan untuk meningkatkan pendapatan KPM, terutama KPM PKH, yang berusia produktif agar bisa mandiri.

Program ini pun terintegrasi dengan Program Rumah Sejahtera Terpadu untuk rumah, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk isi perabot rumah. Program pengentasan kemiskinan terpadu ini menjadi angin segar untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, terutama miskin ekstrem. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ATENSIKecamatan PujonKemenkeuKemensosPENASri MulyaniTri Rismaharini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dari Mimbar ke Layar, MUI Gresik Sasar Generasi Muda Lewat Film

TransNusa Gandeng Skywise, Kembangkan Ekosistem Digital Penerbangan

Khataman Al-Qur’an MUI Kebomas Diwarnai Pisah Sambut Kepala KUA

Bupati Kediri Pesan Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad

Menhan Beri Pesan Khusus ke Prajurit Yonif TP 339 di Ujungjaya Sumedang

Cek Pavingisasi Pokir di Banjararum, Syaiful Rosyid Minta Warga Ikut Awasi

Nelayan Ujungpangkah Gresik Diingatkan Keselamatan Melaut

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

Prev Next

POPULER HARI INI

SOR Baribis Majalengka Tetap Dibangun, Desain Digeser 20 Meter karena Sesar

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

BERITA LAINNYA

Dari Mimbar ke Layar, MUI Gresik Sasar Generasi Muda Lewat Film

TransNusa Gandeng Skywise, Kembangkan Ekosistem Digital Penerbangan

Khataman Al-Qur’an MUI Kebomas Diwarnai Pisah Sambut Kepala KUA

Bupati Kediri Pesan Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad

Menhan Beri Pesan Khusus ke Prajurit Yonif TP 339 di Ujungjaya Sumedang

Cek Pavingisasi Pokir di Banjararum, Syaiful Rosyid Minta Warga Ikut Awasi

Nelayan Ujungpangkah Gresik Diingatkan Keselamatan Melaut

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved