JAVASATU.COM- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, resmi membuka empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di bawah naungan Yayasan Synergy An Nahl Indonesia, Kamis (7/5/2026).
Peresmian yang dipusatkan di wilayah Kelurahan Buring ini menandai perluasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kedungkandang, Sukun, dan Lowokwaru.
Hadirnya empat dapur ini menambah daftar SPPG di Kota Malang yang kini berjumlah 82 unit, dari total target 84 unit.
Prosesi peresmian ditandai dengan potong pita dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dapur bersama pihak Badan Gizi Nasional (BGN).

Perwakilan Yayasan An Nahl, Ahmad R Kurniawan, menegaskan pembangunan dapur ini tidak main-main karena harus lolos sertifikasi teknis.
“Proses pembangunan dapur ini benar-benar harus sesuai dengan standar mutu yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Ahmad.
Ia menekankan bahwa fasilitas tersebut bukan sekadar dapur komersial, melainkan unit pelayanan publik yang memiliki standar operasional khusus.
“Dapur ini bukan nama dapur yang biasa, nama konvensional, nama-nama swasta. Tapi di sini kita melekat, yaitu Satuan Pelayanan,” tegasnya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi kesiapan pengelola dalam menjaga kualitas makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Ini juga salah satu bukti kekompakan, kesadaran dari SPPG untuk bisa melangkah sesuai dengan SOP yang sudah diberikan oleh BGN,” kata Wahyu.
Guna menjaga konsistensi, Pemkot Malang telah menerjunkan Satgas khusus yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) untuk pengawasan di lapangan.
“Ketua Satgas kami Pak Sekda, mereka keliling dan selalu melaporkan perkembangan yang terjadi di SPPG yang ada di Kota Malang,” tambahnya.
Wahyu menegaskan pengawasan dilakukan melalui sidak secara acak untuk memastikan kebersihan dan kelayakan menu tetap terjaga.
“Kami selalu menyiapkan lewat Satgas, selalu memantau untuk bisa mengetahui SOP bisa dilakukan atau tidak,” tutup Wahyu. (jup)