JAVASATU.COM- Menjelang ujian akhir tahun ajaran 2025/2026, ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif NU se-Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, mengikuti istighosah dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar batin, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Ihsan, Desa Bangeran Lebak ini diikuti sebanyak 437 siswa kelas VI, didampingi guru serta pengurus MWCNU Dukun. Istighosah digelar untuk memohon kelancaran dan kesuksesan dalam menghadapi rangkaian ujian.
Ketua LP Maarif NU MWCNU Dukun, Ikhwan Haji, mengatakan kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang menggabungkan ikhtiar lahir dan batin bagi para siswa.
“Melalui istighosah ini, kami ingin membangun kekuatan spiritual siswa selain persiapan akademik, agar mereka siap menghadapi ujian dengan lebih percaya diri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para siswa akan menjalani beberapa tahapan ujian, yakni UAMNU pada 13–20 April 2026, TKA pada 23–26 April 2026, serta Ujian Madrasah pada 4–11 Mei 2026.
“Sebanyak 437 siswa akan mengikuti ujian tersebut. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan kelancaran bagi seluruh peserta,” tambahnya.
Kepala MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran Lebak, Rohim, selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Semoga kegiatan ini menjadi momen penting untuk memberikan edukasi spiritual dan menginspirasi siswa dalam menghadapi ujian,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun, Drs. KH Moh Sholeh MAg, menegaskan pentingnya penguatan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah sejak dini dalam dunia pendidikan.
“Sejak MI, siswa harus terus dibimbing agar tetap berpegang pada ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah hingga ke jenjang berikutnya,” tegasnya.
“Melalui istighosah ini, diharapkan para siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan batin dalam menghadapi ujian akhir,” pungkasnya. (hoo/nuh)